Paul Scholes Sebut Satu Pemain yang Bisa Gagalkan Arsenal Juara Liga Inggris

Mantan gelandang Manchester United (MU), Paul Scholes, menyebut satu pemain yang menurutnya bisa menggagalkan Arsenal meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun.

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang Manchester United (MU), Paul Scholes, menyebut satu pemain yang menurutnya bisa menggagalkan Arsenal meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun.

The Gunners kini unggul sembilan poin atas Manchester City, meski telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Dengan hanya tujuh laga tersisa, terasa hampir pasti bahwa Mikel Arteta dan anak asuhnya akhirnya akan mengangkat trofi.

Dalam tiga musim sebelumnya, klub London Utara itu selalu finis di bawah satu tim lain di klasemen, membuat mereka kerap dianggap spesialis nyaris juara. Kekalahan 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup pada Minggu (22/3/2026) lalu semakin menguatkan label tersebut, karena Pep Guardiola kembali mengungguli mantan anak asuhnya.

Kekalahan tersebut memicu kembali perbincangan soal perebutan gelar. Banyak pihak mempertanyakan apakah kegagalan di Wembley Stadium bisa menjadi pukulan mental bagi tim yang belum terbiasa meraih trofi.

Menanggapi hal itu, Scholes menunjuk satu pemain City yang diyakini bisa menggagalkan ambisi Arsenal mengakhiri penantian panjang mereka.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Rodri Bisa Jadi Penentu

Scholes menilai Rodri telah kembali ke performa terbaiknya saat final Carabao Cup. Menurutnya, Rodri bisa menjadi sosok yang menghalangi Arsenal juara Premier League.

Meski Nico O'Reilly meraih penghargaan Man of the Match berkat dua golnya, Scholes yakin performa Rodri akan membawa City melaju dengan kemenangan beruntun hingga akhir musim.

Gelandang asal Spanyol itu memang butuh waktu untuk kembali ke performa terbaiknya setelah cedera ACL musim lalu.

“Kami pernah berada di posisi Arsenal, di mana menjelang akhir musim, Anda kesulitan menang setelah mengalami pukulan seperti itu," kata Scholes dalam acara The Good, The Bad & The Football, seperti dikutip dari Give Me Sport, Selasa (24/3/2026). 

"Saya rasa ini adalah performa terbaiknya sejak kembali dari cedera. Memang butuh waktu karena dia absen setahun. Kalau dia terus seperti itu, mereka akan sulit dihentikan," imbuh mantan gelandang MU tersebut. 

 

 

Arsenal Masih di Jalur Juara

Saat ditanya apakah jeda internasional Maret datang di waktu yang tidak tepat bagi City, Scholes menepis anggapan tersebut. Dia  yakin kemenangan 2-0 itu akan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

“Tidak, saya pikir itu justru memberi mereka kepercayaan diri besar. Jika mereka memenangkan satu laga tunda dan mengalahkan Arsenal, selisihnya tiba-tiba hanya tiga poin,” ujar Scholes. 

Setiap kali Arsenal kalah musim ini, mereka selalu mampu bangkit dengan rentetan kemenangan. Mereka juga tetap tampil konsisten meski harus bermain dua kali dalam sepekan dan bersaing di berbagai kompetisi.

Meski kembali muncul keraguan soal potensi mereka terpeleset, faktanya Arsenal masih memegang kendali penuh dalam perburuan gelar Premier League. Jika mampu menyapu bersih tujuh laga tersisa, kekalahan di final Carabao Cup hanya akan menjadi kenangan, seperti yang dialami Liverpool kurang dari setahun lalu.

Tantangan terbesar mereka kemungkinan adalah laga tandang ke Etihad Stadium pada 19 April. Dalam 12 penampilannya melawan Arsenal, Rodri belum pernah merasakan kekalahan.

Sumber: Give Me Sport 

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Video Populer

Foto Populer