Jamie Carragher Jelaskan Alasan Tak Ingin Ikut Perpisahan Mo Salah di Anfield

Jamie Carragher mengungkap mengapa ia tidak mau terlibat dalam perpisahan Mohamed Salah di Anfield, Mei mendatang.

Bola.com, Jakarta - Jamie Carragher memberikan penghormatan kepada Mohamed Salah setelah penyerang asal Mesir itu memastikan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim. Namun, Carragher menjelaskan mengapa dirinya tidak ingin terlibat dalam perpisahan besar di Anfield, Mei mendatang.

Sebelumnya, Carragher sempat mengkritik keras Salah pada Desember lalu. Ia menyebut tindakan sang pemain sebagai memalukan setelah Salah mengaku kepada media bahwa dirinya dikorbankan oleh klub usai beberapa kali duduk di bangku cadangan.

"Saya pikir itu memalukan apa yang dia lakukan setelah pertandingan," kata Carragher ketika itu dalam "Monday Night Football" di Sky Sports.

"Banyak orang menganggap itu luapan emosi, saya tidak berpikir demikian."

"Setiap kali Mo Salah berbicara di area wawancara, yang hanya empat kali ia lakukan dalam delapan tahun di Liverpool, itu sudah direncanakan bersama agennya untuk memberikan dampak maksimal dan memperkuat posisinya," lanjut Carragher.

Setelah sempat mengalami ketegangan, Salah kembali ke skuad Liverpool usai melakukan pembicaraan dengan pelatih Arne Slot.

Kini, ia memutuskan bahwa musim panas ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan suksesnya selama sembilan tahun bersama The Reds.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Penilaian Carragher

Reaksi Carragher terhadap keputusan tersebut menarik perhatian publik, mengingat komentar-komentarnya sebelumnya.

Dalam kolomnya di The Telegraph, bek Liverpool periode 1996-2013 itu menempatkan Salah sebagai pemain terbaik keenam dalam sejarah Liverpool, di bawah Steven Gerrard, Kenny Dalglish, Graeme Souness, John Barnes, dan Ian Rush.

Meski begitu, Carragher tetap memberikan pujian tinggi terhadap kontribusi Salah, khususnya di era Liga Inggris.

"Dalam jajaran pemain asing di era Liga Inggris, hanya Thierry Henry yang melampaui produktivitas dan konsistensi Salah," tulisnya.

"Ia juga akan menjadi pilihan otomatis di lini depan dalam tim terbaik sepanjang masa Liga Inggris bersama Henry dan Ronaldo."

Reaksi Fans di Medsos

Pernyataan tersebut memicu reaksi dari sejumlah penggemar di media sosial.

"Apa kamu dipaksa menulis artikel itu?" tulis seorang penggemar.

Komentar lain berbunyi, "Kami tahu kamu senang dia pergi."

Sementara yang lain menilai, "Carragher akhirnya memberi penghormatan setelah berbulan-bulan meremehkannya. Peringkat enam? Menggelikan. Salah adalah pemain sayap kanan terbaik Liverpool dan masuk tiga besar pemain terbaik klub."

Tak Ingin Ikut Perpisahan di Anfield

Di bagian akhir tulisannya, Carragher menegaskan bahwa Salah pantas mendapatkan perpisahan emosional yang besar di Anfield. Namun, ia secara pribadi tidak ingin menjadi bagian dari momen tersebut setelah laga terakhir Liga Inggris melawan Brentford pada 24 Mei.

Alasannya bukan karena sikap negatif, melainkan karena ia berharap ada perpisahan yang lebih besar seminggu setelahnya.

"Salah juga memahami bahwa, meski kepergian pemain hebat selalu menyedihkan, tidak ada yang tidak tergantikan. Akan selalu ada pahlawan baru di Anfield," tulis Carragher.

"Dengan mengumumkan keputusannya sekarang, ia memastikan akan mendapatkan perpisahan besar yang layak."

"Saya punya satu pengakuan. Meski saya akan merayakan kariernya, saya tidak ingin menjadi bagian dari perpisahan besar di Anfield setelah laga terakhir Liga Inggris pada Mei."

"Setiap penggemar Liverpool punya sesuatu yang lebih besar dan dramatis dalam pikiran. Dengan mentalitas dan daya saing Salah, ia pasti mengincar perpisahan terbaik, menginspirasi timnya meraih kemenangan di final Liga Champions di Budapest. Jangan bertaruh melawan akhir yang sempurna," tulis Carragher, yang juga berstatus legenda Liverpool tersebut.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer