Demonstrasi Besar-besaran Bayangi Pembukaan Piala Dunia 2026, Meksiko Siagakan 10.000 Personel Keamanan

Pembukaan Piala Dunia 2026 dalam pengamanan ketat setelah muncul ancaman demonstrasi besar-besaran.

Bola.com, Jakarta - Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko terancam terganggu setelah lebih dari 10.000 personel keamanan dikerahkan untuk mengantisipasi aksi demonstrasi besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama.

Turnamen edisi 2026 akan resmi dimulai pada Kamis atau Jumat (12-62-2026) dini hari WIB.

Tuan rumah bersama Meksiko dijadwalkan menghadapi Afrika Selatan di Stadion Banorte, Mexico City, stadion yang sebelumnya dikenal dengan nama Azteca.

Sebelum laga pembuka digelar, FIFA dan panitia penyelenggara telah menyiapkan seremoni pembukaan berskala besar untuk menandai dimulainya turnamen yang kini diikuti 48 negara peserta.

Namun, sejumlah kelompok masyarakat berencana memanfaatkan sorotan global Piala Dunia untuk menyuarakan tuntutan mereka.

Guru, petani, pekerja sektor transportasi, serta keluarga korban orang hilang termasuk di antara sedikitnya enam kelompok yang akan turun ke jalan. Mereka menargetkan aktivitas di ibu kota Meksiko lumpuh pada hari pembukaan.

Dengan slogan seperti "Jika tidak ada solusi, bola tidak akan menggelinding", para demonstran berharap tuntutan mereka mendapat perhatian dari publik internasional dan ribuan wisatawan yang datang ke Meksiko selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Agenda Demonstrasi

Sejak Kamis pagi waktu setempat, kelompok-kelompok tersebut berencana menggelar pawai dan konvoi sepeda melalui sejumlah jalur utama kota sebelum berkumpul di sekitar stadion pada pukul 13.00 waktu setempat.

Waktu itu bertepatan dengan jadwal dimulainya upacara pembukaan.

Keluarga korban orang hilang berencana membentuk rantai manusia di sekitar stadion dan meminta satu menit mengheningkan cipta untuk mereka yang hingga kini belum ditemukan.

Sementara itu, anggota serikat pekerja pendidikan Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan (CNTE) akan berupaya memblokir akses menuju FIFA Fan Fest dan menggelar aksi di sejumlah simpul transportasi utama.

Tekanan terhadap pemerintah tidak hanya dilakukan di sekitar stadion yang berada di bagian selatan kota. Lebih dari 100.000 guru yang tergabung dalam CNTE juga disebut akan mempertahankan aksi mereka di pusat kota Mexico City.

Jalur Alternatif

Mengantisipasi gangguan terhadap kelancaran acara, penyelenggara telah menyiapkan jalur alternatif untuk memastikan kedua tim dapat tiba di stadion berkapasitas 87.000 penonton tersebut tepat waktu dan dalam kondisi aman.

Media setempat melaporkan Pemerintah Mexico City akan menurunkan lebih dari 10.000 personel keamanan di area stadion serta kawasan hotel di sekitarnya sebagai bagian dari operasi pengamanan besar-besaran.

Pihak berwenang menegaskan mereka menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, blokade total maupun upaya sabotase terhadap acara pembukaan tidak akan diizinkan.

Sebagian demonstran menuntut pembubaran USICAMM, lembaga administrasi pemerintah yang menjadi sasaran kritik kelompok guru. Mereka juga meminta pencabutan undang-undang yang dinilai merugikan sistem pensiun pegawai negeri.

Demonstrasi CNTE

Aksi yang digelar CNTE sebenarnya sudah berlangsung sejak awal pekan ini.

Sekretaris Jenderal CNTE Seksi 58, Marcelino Rodarte, menegaskan aksi protes akan terus berlanjut jika pemerintah tidak memberikan respons terhadap tuntutan mereka.

"Pada 11 Juni, bola tidak akan menggelinding jika tidak ada jawaban untuk para guru yang terorganisasi. Mereka adalah orang-orang yang kini dijauhkan oleh pemerintah pusat, yang memilih berpihak kepada kalangan kuat dan kaya ketimbang rakyat. Mereka melayani bankir dan pemilik usaha, tetapi tidak mendengarkan suara rakyat," kata Rodarte.

Meksiko akan menjadi tuan rumah 13 pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026. Selain Mexico City, pertandingan juga akan digelar di Guadalajara dan Monterrey.

 

Sumber: Mirror

Video Populer

Foto Populer