Sukses


Irfan Bachdim Jadi Solusi Tepat bagi Lini Depan PSS

Bola.com, Sleman - Skuat PSS Sleman mengalami perubahan komposisi pemain yang cukup signifikan dalam mengarungi Shopee Liga 1 2020. Terjadi pergantian sejumlah posisi dibandingkan musim 2019 lalu.

Terutama sektor lini tengah dan depan setelah ditinggalkan Brian Ferreira serta Dave Mustaine. PSS Sleman tidak memperpanjang kontrak Brian Ferreira yang sempat mengalami cedera otot perut, sementara Dave Mustaine memilih hijrah ke Arema FC.

Sebenarnya kedua pemain itu merupakan satu di antara poros kekuatan tim Elang Jawa pada musim lalu. Dave Mustaine penyeimbang di lini tengah, Brian Ferreira sebagai motor penyerangan untuk menyuplai bola ke barisan striker atau bahkan mencetak gol dari lini kedua.

Namun, kini PSS telah memiliki pemain baru dengan kualitas dan nama besar yang tidak kalah, yakni Irfan Bachdim sebagai rekrutan paling sukses PSS pada musim 2020.

Irfan Bachdim didatangkan PSS dari Bali United untuk satu musim ke depan. Pengalaman dan kualitas yang dimilikinya bakal banyak membantu permainan Elang Jawa. Keberadaan Irfan Bachdim juga bisa menjadi mentor bagi deretan pemain depan PSS lainnya yang lebih muda seperti Arysad Yusgiantoro, Dimas Galih Gumilang, dan Saddam Emiruddin Gaffar.

Meski belum mencetak gol, performa positif diperlihatkan Irfan Bachdim saat PSS Sleman menjamu Tira Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/3/2020). Mantan pemain Chonburi FC tersebut tampil penuh selama 90 menit.

 

Video

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 2 halaman

Irfan Bachdim dan Skema Permainan PSS

Dalam skema permainan pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, Irfan Bachdim diduetkan dengan striker asal Ukraina, Yevhen Bokhasvili. Hanya saja, peran Irfan Bachdim tidak jauh berbeda saat dirinya di Bali United, yakni dengan kerap turun ke bawah menjemput bola.

Pemain 31 tahun juga kerap bermain sedikit melebar, secara bergantian baik di kiri maupun kanan penyerangan. Irfan Bachdim yang dibekali skill dan dribel cukup baik, beberapa kali harus mendapatkan pelanggaran dari lawan untuk menghentikan bolanya.

Bila musim lalu Brian Ferreira dibantu oleh Dave Mustaine, tidak jauh berbeda di musim ini. Peran Irfan Bachdim sangat terbantu oleh dukungan Zah Rahan sebagai sosok sentral di lini tengah, bersama pemain asing lainnya, Guilherme Batata atau pemain sayap lincah Irkham Zahrul Mila.

Hanya saja, patut ditunggu soal ketajaman Irfan Bachdim bersama PSS. Seperti Brian Ferreira musim lalu yang mampu mengoleksi sembilan gol, Irfan diyakini juga dapat melakukan hal yang sama. Terutama menciptakan peluang mencetak gol melalui bola mati.

Eks striker Timnas Indonesia tersebut diprediksi bisa mencetak banyak gol bersama PSS. Dengan status sebagai pemain utama di PSS, potensi golnya lebih besar dari musim lalu ketika bersama Bali United yang mencetak tiga gol dari 18 penampilan.

Aksi suami dari Jennifer Kurniawan ini kembali ditunggu publik Sleman saat menghadap tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020). Irfan Bachdim bakal kembali menjadi andalan di lini depan, sekaligus berpeluang membuka keran golnya. (Vincentius Atmaja)

Video Populer

Foto Populer