Bangkit di Ternate, Bernardo Tavares Puji Mental Persebaya usai Hentikan Tren Buruk

Persebaya Surabaya akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah meraih hasil penting di markas Malut United.

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah meraih hasil penting di markas Malut United. Tiga poin ini terasa spesial karena datang di tengah tekanan setelah dua laga sebelumnya berakhir kurang memuaskan.

Bertanding di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026), Bajul Ijo menang dengan skor meyakinkan 2-0. Milos Raickovic dan Francisco Rivera menjadi pembeda lewat gol yang memastikan tim tamu pulang dengan kemenangan.

Hasil ini menjadi titik balik bagi Persebaya yang sempat kehilangan ritme. Selain memperbaiki posisi di klasemen, kemenangan ini juga memberi suntikan energi baru bagi para pemain.

Pelatih kepala Bernardo Tavares pun tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya. Ia melihat timnya tampil dengan pendekatan yang matang, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Disiplin Jadi Kunci Permainan

Persebaya memang tidak unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 47 persen. Namun efektivitas menjadi faktor penentu, dengan delapan percobaan yang tiga di antaranya mengarah ke gawang dan berbuah dua gol.

Sebaliknya, Malut United tampil lebih dominan dengan 53 persen penguasaan dan 13 tembakan. Meski begitu, tidak ada satu pun peluang mereka yang mampu mengubah papan skor.

“Secara permainan, saya melihat tim tampil sangat baik, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Para pemain menunjukkan sikap dan mentalitas yang bagus. Kami menciptakan banyak peluang, terutama di babak kedua,” ujar Tavares.

 

Tahan Tekanan, Petik Kepercayaan Diri

Persebaya sempat berada dalam tekanan, terutama di babak pertama saat Malut United mengandalkan transisi cepat. Situasi itu beberapa kali membuat lini belakang bekerja ekstra keras.

Namun, konsentrasi tetap terjaga hingga pertandingan berakhir. Ketangguhan bertahan inilah yang akhirnya menjaga keunggulan tetap aman.

“Di pertandingan ini, kami sempat menghadapi beberapa situasi transisi di babak pertama yang membuat pertahanan kurang optimal. Bahkan ada satu momen di mana lawan mencetak gol, tetapi akhirnya dianulir,” ucap Tavares.

Kemenangan ini membawa dampak besar bagi kondisi mental tim. Setelah dua hasil negatif, para pemain akhirnya kembali merasakan kepercayaan diri yang sempat menurun.

“Saya melihat para pemain sangat senang dengan hasil ini, apalagi setelah dua pertandingan sebelumnya tidak berjalan baik. Secara mental, mereka memang membutuhkan momen seperti ini,” kata Tavares.

“Saya pikir para pemain pantas mendapatkan hasil ini. Saya sangat senang karena seluruh tim layak merasakan kebahagiaan atas kerja keras yang mereka tunjukkan di lapangan,” lanjutnya.

Persebaya kini berada di posisi keenam klasemen sementara dengan 45 poin dari 29 pertandingan. Tantangan berikutnya sudah menanti, yakni laga sarat gengsi melawan Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026).

Persaingan di BRI Super League

Video Populer

Foto Populer