6 Pemain Terbaik Liga Champions 2025/2026 Berdasarkan Statistik: Tak Ada Wakil Arsenal dan PSG

enam pemain terbaik Liga Champions musim ini berdasarkan statistik.

Bola.com, Jakarta - Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) bakal saling tikam di Budapest, Hungaria, akhir Mei nanti. Keduanya akan bertarung, hidup mati, demi gelar juara Liga Champions 2025/2026.

Keduanya sama-sama diunggulkan, meski PSG sedikit di atas angin karena statusnya sebagai juara bertahan.

Dalam sejarahnya, Arsenal sama sekali belum pernah menjadi yang terkuat di ajang antarklub paling bergengsi Benua Biru.

Dua dasawarsa silam, tepatnya pada 2006, saat ditukangi Arsene Wenger, Arsenal juga melesat ke partai puncak dan bersua raksasa Spanyol, Barcelona. Sayang, The Gunners tumbang, takluk dengan skor tipis 1-2.

Jadi, inilah momen yang tepat bagi Mikel Arteta untuk menyudahi penantian panjang yang menjemukan.

PSG sebenarnya tak terlalu istimewa, jika gelar Liga Champions dijadikan tolok ukur. Les Parisiens baru sekali memenangkannya, saat mereka tampil cemerlang di sepanjang musim 2024/2025.

Tim asuhan Luis Enrique sah-sah saja bertekad memperpanjang hegemoni, namun Arsenal juga punya ambisi besar untuk menorehkan sejarah. Seru!

Sukses Arsenal, juga PSG, tentunya tak lepas dari amunisi yang mereka punya. Beberapa di antaranya bahkan berstatus pemain terbaik.

Tak hanya Arsenal dan PSG, tim-tim lain juga dihuni pemain terbaik, hanya saja nasib mereka tak sebaik kedua tim yang bersua di partai puncak.

Dilansir Givemesport belum lama ini, berikut enam pemain terbaik Liga Champions musim ini berdasarkan statistik yang diberikan WhoScored:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Michael Olise (7.72)

Meskipun Harry Kane menerima banyak pujian dari sudut pandang Bayern Munich, aksi lincah dan memukau Michael Olise di sayap kanan tidak boleh diabaikan.

Sebagai ancaman konstan bagi lini pertahanan lawan, ia tetap menjadi sumber kreativitas dari awal hingga akhir, dengan kontribusi empat assist, yang merupakan jumlah assist terbanyak di kompetisi ini.

Julian Alvarez (7.77)

Dijual ke Atletico Madrid pada musim panas 2024 ketika klub Spanyol itu jarang menghabiskan uang sebesar itu untuk transfer, Julian Alvarez tidak diragukan lagi adalah salah satu penyerang terbaik di planet ini.

Baik menggunakan kaki kanan maupun kirinya, pemain Argentina ini sangat ampuh di sepertiga lapangan terakhir dan ditambah dengan ketidakpastiannya, membuatnya menjadi ancaman bagi lawan.

Pada musim 2025/26 saja, ia telah mencetak enam kontribusi gol dalam tujuh penampilan.

Harry Kane (7.88)

Harry Kane, yang menjadi andalan Vincent Kompany di Bavaria dalam hal mencetak gol, berharap jumlah golnya dapat membawa Bayern Munich meraih lebih banyak trofi di masa depan, tetapi ia harus menunggu satu musim lagi setelah kalah di final melawan PSG.

Pada performa terbaiknya, pemain Inggris berusia 32 tahun ini mencetak delapan gol dalam delapan pertandingan, tetapi bukan hanya golnya yang sangat penting: ia sering mundur ke belakang, menghubungkan permainan di antara lini, dan umpannya, seperti biasa, tak tertandingi.

Ia akan selalu dikenang sebagai salah satu striker terhebat dalam sejarah Premier League.

Dominik Szoboszlai (7.88)

Dengan kedatangan Florian Wirtz, banyak yang berasumsi bahwa pemain serba bisa Liverpool, Dominik Szoboszlai, akan tersisihkan dari pertimbangan Arne Slot – tetapi anggapan itu sangat salah.

Pemain asal Hongaria ini, yang mampu bermain di berbagai posisi, dapat mengoper, melakukan tekel, dan bergerak di lini tengah dengan mudah, serta memiliki tembakan roket yang tak bisa diremehkan.

Di tengah kesulitan mereka, The Reds telah lama mencari inspirasi, dan mereka tidak perlu mencari lebih jauh dari Szoboszlai yang berusia 25 tahun.

 

Lamine Yamal (8.01)

Tidak diragukan lagi, sebagai calon pemenang Ballon d'Or di masa depan – dan berpotensi berkali-kali – ada alasan kuat untuk menyebut Lamine Yamal sebagai pesepakbola terbaik di planet ini.

Pemain muda yang masih berusia 18 tahun ini telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu remaja terbaik dalam sejarah sepak bola dan itu sebagian besar berkat betapa briliannya dia di panggung kontinental.

Sejauh ini, penampilannya tetap sama: Yamal menari-nari melewati lawan.

 

Kylian Mbappe (8.83)

Sehebat apa pun Real Madrid, tak perlu mencari jauh-jauh selain Kylian Mbappe untuk menemukan sosok yang menjadi jimat keberuntungan.

Pemain Prancis ini setelah awal yang buruk di Spanyol, jarang mengecewakan dalam seragam Los Blancos sedang dalam performa terbaiknya. Ia telah mencetak 13 gol di kompetisi Eropa kelas atas, sementara juara bertahan turnamen ini kesulitan meraih hasil.

Dengan skor 8,83, ia jauh lebih unggul dari pemain lain.

Sumber: Givemesport

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer