Sukses


Shin Tae-yong Berharap Kompetisi Bergulir demi Pembentukan Skuat Timnas Indonesia yang Solid

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menyuarakan harapan akan bergulirnya kembali kompetisi sepak bola di Indonesia. Menurut Shin Tae-yong, keberadaan kompetisi bakal memudahkannya dalam membentuk skuat Garuda.

Selama lebih dari 10 bulan Indonesia telah berlalu tanpa kompetisi sepak bola. Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia membuat semua kegiatan sepak bola dihentikan.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bukan tanpa usaha untuk menggulirkan kembali kompetisi. Dua kali rencana yang sudah disusun sia-sia karena tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia.

Kompetisi saat ini dijadwalkan bergulir pada awal Februari 2021. Namun, sampai pertengahan Januari 2021 belum ada tanda-tanda kesiapan kegiatan sepak bola di Indonesia bakal bergulir lagi.

"Tentu saja, saya sebagai pelatih Timnas Indonesia ingin Liga 1 dan Liga 2 segera bergulir. Hal ini sangat penting karena saya bisa memantau pemain dan melihat perkembangan mereka," kata Shin Tae-yong seperti dikutip situs resmi PSSI, Jumat (15/1/2021).

"Melalui kompetisi resmi, pemain akan mendapatkan atmosfer pertandingan. Ujung dari kompetisi itu Timnas. Tentu akan berbeda kalau hanya pemusatan latihan dan uji coba," tegas Shin Tae-yong.

PSSI dan PT LIB kabarnya dalam beberapa hari ke depan bakal segera memutuskan nasib lanjutan kompetisi sepak bola Indonesia. Keputusan itu akan diambil dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) yang akan dilakukan pada Januari 2021.

2 dari 3 halaman

Program Berantakan

Penundaan kompetisi sepak bola di Indonesia membuat program yang sudah dirancang pelatih Shin Tae-yong berantakan.

Hal itulah yang membuat Shin Tae-yong sangat berharap agar kompetisi bisa kembali bergulir sehingga dirinya fokus dalam pembentukan skuat Timnas Indonesia.

"Kalau tidak ada kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bagaimana saya bisa memantau pelaksanaan program yang sudah saya siapkan?," ujar Shin Tae-yong.

"Kompetisi merupakan jantung pembinaan. Saya bisa saja mengambil pemain baru dari sana untuk skuat timnas U-19, U-23 maupun senior nantinya," jelas pelatih 51 tahun itu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Video Populer

Foto Populer