Bola.com, Jakarta - Mantan bintang Manchester United (MU), Ryan Giggs, meyakini Setan Merah butuh membeli sembilan atau 10 pemain untuk musim depan. Menurutnya, salah satu prioritas MU adalah harus mendatangkan Liam Delap dan Matheus Cunha.
MU menjalani musim yang sangat gado-gado pada 2024/2025. Meskipun bakal berebut trofi Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pada pekan depan, Red Devils hancur lebur di Liga Inggris, bahkan banyak memecahkan rekor buruk.
Baca Juga
Advertisement
Tim asuhan Ruben Amorim terdampar tanpa harapan di posisi ke-16 di Premier League musim ini. Kekalahan dari West Ham pada pekan lalu merupakan yang kesembilan di kandang musim ini. Hasil itu menyamai rekor terburuk mereka sejak musim 1930/1931, saat MU terdegradasi.
Hanya Everton dan tiga klub terdegradasi yang mencetak gol lebih sedikit daripada Manchester United di Liga Inggris musim ini. Tak heran, prioritas utama MU pada bursa transfer musim panas 2025 adalah mendatangkan penyerang tengah baru.
Delap, yang tersedia dengan harga £30 juta (Rp661,2 miliar) setelah Ipswich Town terdegradasi, muncul sebagai target utama MU. Manajemen Setan Merah juga dikabarkan sudah memulai pembicaraan dengan Cunha untuk memboyongnya dari Wolverhampton Wanderers.
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, kebingungan menjelaskan kontrasnya nasib Setan Merah di Liga Inggris dan kompetisi Eropa, setelah berhasil menang telak atas Athletic Bilbao di Liga Europa, Jumat (2/5/2025) dini hari WIB.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Liam Delap dan Matheus Cunha Layak Direkrut
Melihat masalah MU ada di Liga Inggris pada musim ini, Giggs meyakini merekrut pemain dari liga domestik sangat masuk akal. Dia meyakini kehadiran Delap dan Cunha bisa langsung mengangkat tim.
"Kedatangan mereka akan menjadi kemajuan bagi United, tentu saja. Mereka berdua memiliki pengalaman di Premier League yang merupakan nilai tambah yang besar. Performa domestik mereka belum cukup baik, tetapi mereka telah terbukti mampu melakukannya, yakni mencetak gol," kata Giggs saat berbicara pada acara Webby & O'Neill, seperti dikutip Metro, Rabu (14/5/2025).
"Saat Anda berada di ruang ganti pramusim dan pemain-pemain yang lebih baik masuk, itu tidak hanya memberikan semangat bagi para penggemar tetapi juga memotivasi para pemain."
"Jadi jika Anda melihat pemain-pemain itu (Delap dan Cunha) datang, Anda akan merasa gembira karena itu merupakan suatu kemajuan dan mereka adalah pemain bagus," imbuh mantan pemain sayap Manchester United itu.
Advertisement
Alasan Butuh 10 Pemain Baru
Ryan Giggs setuju dengan pendapat fans yang menyebut MU membutuhkan 10 wajah baru untuk jangka panjang. Dia menegaskan lini depan adalah masalah terbesar Red Devils.
Setelah bermain dalam skuad yang sering kali menyertakan empat penyerang tengah berkualitas tinggi seperti Andy Cole, Dwight Yorke, Ole Gunner Solskjaer dan Teddy Sheringham, mantan pemain Wales itu menyebut situasi MU saat ini adalah sebuah lelucon.
"United memang membutuhkan sembilan atau 10 pemain, tetapi tidak akan mendapatkan mereka di jendela transfer ini," kata Giggs.
"Itulah dilemanya. Apakah Ruben Amorim punya cukup waktu untuk mendatangkan pemain seperti yang dibutuhkan dalam beberapa bursa transfer? Kita butuh penyerang. Ini adalah lelucon, Man United hanya punya satu striker yang diakui, sedangkan kita punya tiga atau empat di masa lalu."
"Tidak hanya tiga atau empat, tiga atau empat penyerang tengah yang berkualitas. Jadi jika ada cedera dan kehilangan performa, Anda akan mendapatkan pemain lain yang masuk. Dan jika mereka berdua dalam performa terbaik, mereka akan saling mendorong, jadi ini sama-sama menguntungkan. Itu akan memakan waktu," imbuhnya.
Sumber: Metro