Sukses

4 Pemain Bintang yang Dilepas Allegri dari Juventus

Bola.com, Turin - Karier Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juventus terbilang sukses. Sejak ditunjuk oleh I Bianconeri pada 16 Juli 2014, pelatih 50 tahun itu mempersembahkan tiga gelar Scudetto dan tiga gelar Coppa Italia secara beruntun.

Belum lagi satu piala Supercoppa Italiana pada tahun 2015. Tak berhenti sampai di itu, Allegri juga mampu membawa Gianluigi Buffon dan kawan-kawan lolos ke Final Liga Champions dua kali dalam tiga musim masa kepelatihannya.

Meskipun selalu gagal meraih juara dalam dua kesempatan tersebut, kinerja Allegri bagaimanapun tetap patut diacungi jempol. Ia berandil besar dalam memperbaiki citra sepak bola Italia. Bahkan atas prestasi yang diraih Juventus dalam tiga musim terakhir, jatah tim Italia di Liga Champions ditambah menjadi empat mulai musim depan.

Dalam meraih kesuksesan, Allegri tidak hanya mengandalkan pemain-pemain bintang. Sebaliknya, ia tak sungkan mencadangkan para penggawanya yang membangkang atau menurun performanya. Hal itu sudah pernah dirasakan oleh Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala. Dua striker top itu tak luput dari ketegasan Allegri.

 

Yang lebih ekstrem, Allegri juga tidak takut kehilangan pemain bintangnya. Terbukti, dalam tiga tahun masa kepelatihannya, sudah banyak bintang-bintang Juventus yang pergi. Padahal, kehadiran para pemain bintang itu sangat berarti bagi Si Nyonya Tua.

Berikut empat bintang yang sudah dilepas Juventus di era kepelatihan Allegri, yang dirangkum dari berbagai sumber.

1 dari 5 halaman

1. Paul Pogba

 

Juventus pernah memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia di tahun 2001. Ketika itu, mereka menjual pemain terbaiknya, Zinedine Zidane ke Real Madrid dengan nilai transfer 77,5 juta euro. Rekor itu bertahan sampai tahun 2009, sebelum akhirnya dipecahkan oleh transfer Cristiano Ronado dari Manchester United (94 juta euro).

Setelah Zidane, Juventus sejatinya tidak pernah lagi menjual pemain terbaiknya. Namun di era Allegri, tepat 15 tahun kemudian, hal itu kembali terulang. Adalah Paul Pogba yang dilepas ke MU seharga 105 juta euro pada musim panas 2016 lalu.

Meski demikian, Juventus tetap mendapatkan keuntungan besar atas penjualan Pogba. Pasalnya, mereka merekrut gelandang Timnas Prancis itu secara gratis pada pada tahun 2012.

Selama membela Juventus, Pogba mencatatkan 178 penampilan, dengan kontribusi 34 gol serta 43 assist. Ia termasuk salah produk paling sukses yang dibina oleh Juventus, meski bukan pemain yang berasal dari akademi mereka.

2 dari 5 halaman

2. Alvaro Morata

 

Di musim panas 2016, selain Pogba, Juventus juga kehilangan Alvaro Morata. Striker Timnas Spanyol itu kembali dibeli oleh Real Madrid. Los Merengues mengaktifkan klausul buy-back senilai 30 juta euro, sesuai kesepakatan saat melepasnya ke Juventus pada tahun 2014.

Seperti halnya Pogba, Morata juga termasuk pemain kunci Juventus dalam memenangkan dua gelar Scudetto dan Coppa Italia (2014/2015 dan 2015/2016). Striker yang kini bermain untuk Chelsea itu mencetak 27 gol serta 19 assist dalam 93 pertandingan selama dua musim membela I Bianconeri.

Namun, Allegri tidak lantas panik. Ia kemudian meminta manajemen Juventus merekrut Gonzalo Higuain dari Napoli. Dana sebesar 90 juta euro pun digelontorkan demi menggaet top scorer musim 2015/2016 itu.

Alhasil, pilihan Allegri tepat. Di musim pertamanya, Higuain tampil sesuai harapan dengan mencetak 32 gol serta 4 assist dalam 55 pertandingan di semua kompetisi.

3 dari 5 halaman

3. Arturo Vidal

 

Setahun sebelum kehilangan Pogba dan Alvaro Morata, yakni pada musim panas 2015, Juventus sudah lebih dulu melepas salah satu gelandang terbaiknya, Arturo Vidal. Pemain Timnas Chile itu dilepas ke Bayern Muenchen dengan harga 37,5 juta euro.

Meski tangguh dan sudah banyak berjasa bagi Juventus sejak tahun 2011, di mata Allegri, Vidal bukan tak tergantikan. Itulah kenapa Allegri tidak terlalu pusing ketika gelandang berusia 30 tahun itu hengkang.

Baginya, sepanjang mendatangkan keuntungan finansial bagi klub, kepergian pemain bintang sekalipun bukanlah masalah. Lagi-lagi, Allegri tidak kehabisan akal. Ia cerdik mencari pemain yang tepat untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Vidal.

Tanpa mengeluarkan uang sepeserpun, ia kemudian meminta manajemen Juventus merekrut Sami Khedira yang saat itu habis kontraknya bersama Real Madrid. Terbukti, meski pemain gratisan, gelandang Timnas Jerman itu belum habis kehebatannya.

4 dari 5 halaman

4. Leonardo Bonucci

 

Pemain penting terakhir yang dilepas Juventus di era Allegri tak lain adalah Leonardo Bonucci. Yang mengejutkan, bek yang telah membela Si Nyonya Tua sejak tahun 2011 itu hengkang ke klub rival, AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu.

Harga jualnya pun terbilang cukup rendah, yakni 42 juta euro. Padahal, ada Chelsea dan Manchester City yang beberapa bulan sebelumnya telah mengajukan penawaran mencapai 70 juta euro.

Berbeda dengan kasus Pogba ataupun Vidal, kepergian Bonucci dari Juventus disebut-sebut disebabkan oleh Allegri. Bek Timnas Italia itu memang sempat cekcok dengan Allegri musim lalu, tepatnya ketika Juventus mengalahkan Palermo 4-1 di J-Stadium, 18 Februari 2017.

Meski sudah berbaikan, nyatanya Bonucci masih menyimpan dendam, hingga akhirnya secara mendadak pindah ke AC Milan. Kini, bersama AC Milan, Bonucci menjalani kariernya dengan tertatih-tatih.

Dipercaya sebagai kapten sejak debutnya, bek 30 tahun itu belum mampu membawa klub berjuluk I Rossoneri itu bangkit dari keterpurukan. Diavolo masih tertahan di urutan 11 klasemen Serie A dengan 28 poin dalam 20 pekan yang sudah berjalan. Mereka terpaut 12 angka dari Lazio yang duduk di peringkat empat. (Abul Muamar)

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer