Shopee Liga 1 2020: Batal ke Sleman karena Keputusan Polri, Persik Ledakkan Adrenalin di Sesi Latihan

oleh Gatot Susetyo diperbarui 29 Sep 2020, 12:30 WIB
Persik Kediri telah bersiap ke Sleman, Selasa (29/9/2020), untuk menghadapi PSS. Tapi rencana itu batal karena Polri tak memberikan izin Liga 1 dan Liga 2. Faris Aditama dkk. meluapkan adrenalin pada latihan pagi di Lapangan Wali Barokah milik LDII. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Bola.com, Jakarta Keputusan mendadak dari Polri, Senin (28/9/2020) malam, soal larangan pelaksanaan lanjutan Shopee Liga 1 dan Liga 2 membuat kubu Persik Kediri masygul. Betapa tidak, sebenarnya, Selasa (29/9/2020) pagi, Faris Aditama dan kawan-kawan siap bertolak ke Sleman untuk menantang PSS pada laga pembuka Shopee Liga 1 2020.

"Berita tadi malam sangat mengejutkan kami. Kami juga harus mengambil keputusan cepat dan tepat. Padahal anak-anak sudah menyiapkan perlengkapan ke Sleman," ungkap pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono. 

Advertisement

Kendati begitu, sosok pelatih debutan di Liga 1 ini mengambil hikmah dari keputusan Polri tersebut.

"Saya berpikir positif saja. Alhamdulillah, untung kami belum bertolak ke Sleman. Kami akan sangat kecewa, bila keputusan itu keluar saat tim telah di Sleman," katanya.

Ketika mendengar keputusan Polri semalam, mantan striker Timnas Indonesia ini tetap menginstruksikan para pemain Persik Kediri agar berkumpul di mes pemain.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Tunggu Keputusan Manajemen

Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono, memimpin latihan di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Selasa (1/9/2020). (Bola.com/Gatot Susetyo)

Sebagai gantinya perjalanan ke Sleman, Budi Sudarsono menggelar latihan pagi guna meledakkan adrenalin pemain di Lapangan Wali Barokah milik LDII Kota Kediri.

"Ibarat nafsu sudah di ubun-ubun, maka itu harus dilampiaskan. Latihan ringan saja, tapi bisa membakar adrenalin dan asam laktat di otot pemain," ujarnya.

Budi Sudarsono menyatakan akan menghentikan aktivitas tim, jika manajemen memutuskan untuk setop. "Kami akan tetap berlatih, sambil menanti kebijakan pengurus," ucapnya. 

Berita Terkait