Liga Spanyol: 5 Pemain Kunci Sevilla yang Bisa Bikin Barcelona Hancur Berantakan

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 04 Okt 2020, 19:30 WIB
2. Lucas Ocampos - Penyerang sayap asal Argentina ini memiliki ketajaman dalam menyerang dan mencetak gol. Ocampos terampil dalam memberikan assist dan menusuk pertahanan tim lawan lewat serangan sayap. (AFP/Cristina Quicler)

Bola.com, Jakarta - Barcelona vs Sevilla bakal tersaji di Camp Nou, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Barca harus mewaspadai lima pemain lawannya yang bisa bikin bulan madu Ronaldo Koeman hancur berantakan.

Barcelona maupun Sevilla baru memainkan dua pertandingan di La Liga musim ini. Mereka selalu berhasil mengamankan tiga poin.

Advertisement

Sevilla mengalahkan Cadiz 3-1 di laga pertamanya. Sevilla menang lewat gol-gol Luuk de Jong, Munir El Haddadi, serta Ivan Rakitic. Setelah itu, pasukan Julen Lopetegui menang dramatis 1-0 lewat gol injury time Youssef En-Nesyri saat menjamu Levante

Barcelona berturut-turut mengalahkan dua tim kuat, yakni Villarreal 4-0 dan Celta Vigo 3-0. Tim besutan Ronald Koeman telah mencetak tujuh gol dan belum sekalipun kebobolan.

Barcelona kini tengah menapaki fase bulan madu dengan Ronald Koeman. Semua berjalan serba indah dan bagus. Namun, Sevilla punya pemain-pemain berkualitas yang bisa mengakhiri masa bulan madu Koeman di Camp Nou.

 

Video

2 dari 6 halaman

Jesus Navas

Gelandang Sevilla, Jesus Navas, berebut bola dengan gelandang Barcelona, Sergio Busquets, pada laga Piala Super Spanyol di Stadion Ibn Batouta, Tangiers, Minggu (12/8/2018). Barcelona menang 2-1 atas Sevilla. (AP/Mosa'ab Elshamy)

Jesus Navas mungkin dipandang sebelah mata karena sudah berusia 34 tahun. Banyak yang beranggapan eks pemain Manchester City tidak lagi punya kecepatan dan stamina yang baik sebagai seorang bek sayap.

Namun, lihat aksi Jesus Navas saat Sevilla menang 1-0 atas Levante pada 1 Oktober lalu. Jesus Navas tampil sangat bagus dan membuat assist untuk gol yang dicetak Youssef En-Nesyri.

Jesus Navas kemampuan melepas umpan crossing dan umpan jauh yang bagus. Jika skema ini tidak diwaspadai Barcelona, maka Sevilla bakal punya peluang mencetak gol dari serangan balik atau serangan sayap yang dimulai dari aksi Jesus Navas.

 

3 dari 6 halaman

Ivan Rakitic

3. Ivan Rakitic - Pemain asal Kroasia ini kembali ke Sevilla usai berpetualang selama 6 musim di Barcelona. Laga menghadapi Bayern Munchen dipastikan akan menjadi momen pembuktian comeback Ivan Rakitic di musim ini. (AFP/Attila Kisbenedek)

Ivan Rakitic menutup karirnya di Barcelona dengan perpisahan yang tidak mulus. Sempat dijanjikan kontrak baru, Ivan Rakitic justru terdepak begitu saja dari tim utama begitu musim 2019/2020 berakhir.

"Saya selalu tersedia untuk bermain, dan ada keputusan-keputusan yang dibuat yang saya tidak bisa saya pahami. Tapi saya ikut saja demi tim," ucap Rakitic.

Ivan Rakitic kini bermain di klub yang benar-benar memberinya rasa nyaman. Ivan Rakitic menjadi pemain inti Sevilla. Dan, ini adalah waktu yang tepat bagi Ivan Rakitic untuk membuat Barcelona menyesal telah melepasnya.

 

4 dari 6 halaman

Luuk de Jong

4. Luuk de Jong - Luuk de Jong menjadi pahlawan tidak terduga Sevilla pada ajang Liga Europa musim lalu. Pemain asal Belanda ini melekaskan dua gol ke gawang Inter Milan dan membawa Sevilla meraih trofi juara Liga Europa 2019/2020. (AFP/Ina Fassbender/pool)

Barcelona tidak akan diperkuat Clement Lenglet. Pemain asal Prancis mendapat kartu merah di laga melawan Celta Vigo. Hal ini bisa menguntungkan bagi Sevilla yang punya Luuk de Jong.

Pemain asal Belanda sangat kuat dalam melakukan duel. Dia bisa membuat report Gerard Pique yang kali ini mungkin ditemani Ronald Araujo. Luuk de Jong bisa menjadi pemantul bola dalam skema umpan jauh Sevilla.

Selain itu, Luuk de Jong juga bisa menjadi tumpuan gol. Dengan akurasi umpan crossing Jesus Navas, maka pemain 30 tahun bakal punya banyak peluang untuk membobol gawang Barcelona.

 

5 dari 6 halaman

Diego Carlos

1. Diego Carlos - Pemain berusia 27 tahun ini tampil memukau bersama Sevilla di laga Liga Europa. Tendangan salto Diego Carlos ke gawang Inter Milan membawa Sevilla meraih trofi juaara Liga Europa 2019/2020. (AFP/Martin Meissner/pool)

Musim 2019/2020 lalu, Diego Carlos menjadi kunci sukses Sevilla saat menahan imbang Barcelona di pekan ke-30 La Liga. Pemain asal Brasil ini tampil sangat bagus dan mampu 'mematikan' Lionel Messi.

Diego Carlos melakukan pekerjaan kotor pada La Pulga. Diego Carlos mampu membuat Lionel Messi emosi karena marking ketat dan pelanggaran yang dilakukannya. Messi pun sempat mendorong Diego Carlos.

Diego Carlos bisa melakukan tugas kotor itu sekali lagi. Hanya saja, kini dia harus bekerja lebih keras karena Lionel Messi punya semangat dan kondisi mental lebih baik di laga kali ini.

 

6 dari 6 halaman

Youssef En-Nesyri

Pemain Sevilla, Youssef En-Nesyri, tampak menangis usai timnya dikalahkan Bayern Munchen pada laga Piala Super Eropa di Puskas Arena, Budapest, Jumat (25/9/2020) dini hari WIB. Sevilla kalah 1-2 oleh Bayern Munchen. (AFP/Tibor Illyes/pool)

Youssef En-Nesyri mungkin tidak akan menjadi pilihan utama Julen Lopetegui pada laga melawan Barcelona. Namun, penyerang 23 tahun bisa menjadi sentara rahasia ketika dimainkan pada babak kedua.

Youssef En-Nesyri menjadi pesakitan saat tampil buruk di laga UEFA Super Cup. Namun, pekan lalu, dia menjadi bintang bagi Sevilla. Pemain asal Maroko itu mencetak gol tunggal kemenangan Sevilla atas Levante.

Lopetegui mungkin akan memainkan Youssef En-Nesyri di atas menit ke-70. Saat pemain Barcelona mulai lengah, saat itulah momen bagi eks pemain Lagenes untuk mencuri peluang mencetak gol.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 4/10/2020)

Berita Terkait