Parade Bintang Timnas Indonesia dalam Sejarah Piala Asia U-20: Dari Bob Hippy, Boaz Solossa, hingga Evan Dimas

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 02 Nov 2022, 09:30 WIB
Timnas Indonesia - Boaz Solossa dan Evan Dimas (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 sudah 18 kali lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023. Dari 18 kesempatan itu, satu edisi di antaranya berbuah gelar juara bagi tim berjulukan Garuda Nusantara ini.

Timnas Indonesia U-20 berhasil keluar sebagai kampiun Piala Asia U-20 yang dulunya masih bernama Piala Asia U-19 pada 1961.

Advertisement

Garuda Nusantara menjadi juara bersama dengan Burma, yang sekarang beridentitas Myanmar, setelah bermain imbang 0-0 pada babak final.

Selain itu, Timnas Indonesia U-20 juga dua kali hampir menyabet trofi Piala Asia U-20. Dua kejadian itu berlangsung pada edisi 1967 dan 1970 ketika Garuda Nusantara menembus partai puncak.

Sayangnya, Timnas Indonesia U-20 kalah 0-3 dari Israel pada final Piala Asia U-20 1967 dan takluk 0-3 dari Myanmar pada edisi 1970.

2 dari 5 halaman

Bob Hippy

Legenda timnas Indonesia, Bob Hippy, melayat almarhum Maulwi Saelan di Masjid Al-Azhar Syifa Budi, Jakarta, Selasa (11/10/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Ketika menjadi yang terbaik di Piala Asia U-20 1961, Timnas Indonesia U-20 dilatih oleh Toni Pogacnik dengan bantuan Djamiat Dalhar dan Maulwi Saelan.

Timnas Indonesia U-20 bermaterikan belasan pemain seperti Bob Hippy, Hardi Purnomo, Faisal Jusuf, Sonny Sandra, Idris Mappakaja, Rasjid Dahlan, hingga, Ipong Silalahi.

Dari sejumlah nama itu, sosok Bob Hippy yang paling familiar karena ia juga pernah membela beberapa klub top Tanah Air semodel Persija Jakarta.

"Pogacnik sangat keras dan disiplin dalam melatih. Kami diwajibkan menyemir sepatu sendiri kalau tidak ya tidak boleh ikut latihan atau pertandingan. Karena dia beranggapan bahwa sepatu seperti senjata ketika kita sedang perang," kata Bob Hippy dinukil dari Supersoccer yang melansir Goal.

Selain itu, Bob Hippy juga sempat menjadi pengurus PSSI dengan menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sampai Wakil Ketua Bidang Pembinaan Usia Muda PSSI.

3 dari 5 halaman

Boaz Solossa

Boaz Solossa. Striker yang telah pensiun dari Timnas Indonesia pada 2018 ini mampu mencetak 1 gol saat melawan Malaysia di Piala AFF 2004. Gol tersebut dicetaknya di leg kedua babak semifinal (3/1/2005) dengan skor akhir 4-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Era 2000-an, Piala Asia U-20 melahirkan seorang pesepak bola yang kelak menjadi legenda hidup Timnas Indonesia. Dia adalah Boaz Solossa.

Boaz Solossa membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2004 di Malaysia.

Penyerang yang karib dipanggil Bochi itu mencetak dua dari tiga gol Garuda Nusantara di babak penyisihan. Namun, Timnas Indonesia U-20 harus tersingkir karena selalu kalah dalam tiga partai.

4 dari 5 halaman

Evan Dimas

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)

Piala Asia U-20 2014 seharusnya menjadi masa keemasan Timnas Indonesia U-20 yang setahun sebelumnya baru saja menjuarai Piala AFF U-19 2013.

Di babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2014, Timnas Indonesia U-20 bahkan berhasil menhalahkan Korea Selatan 3-2 yang diperkuat oleh Hwang Hee-chan, striker Wolverhampton Wandereres.

Tiga gol kemenangan Timnas Indonesia U-20 atas Korea Selatan dicetak oleh hattrick Evan Dimas, yang kala itu digadang-gadang sebagai talenta terbaik Indonesia.

Selain Evan Dimas, Timnas Indonesia U-20 juga dihuni oleh sejumlah pemain potensial seperti Hansamu Yama, Zulfiandi, Septian David Maulana, sampai Yanto Basna.

5 dari 5 halaman

Marselino Ferdinan dkk.

Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-20 langsung lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023 dengan status juara Grup F. Sedangkan Vietnam yang jadi runner-up masih bergantung pada hasil pertandingan grup lain di kualifikasi ini. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Per tahun depan, Timnas Indonesia U-20 akan kembali lagi berkancah di Piala Asia U-20 di Uzbekistan pada 1-18 Maret 2023.

Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Irak, dan Suriah.

Garuda Nusantara tengah digembleng oleh pelatih Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan di Turki dilanjutkan di Spanyol.

Nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Muhammad Ferarri, Cahya Supriadi, hingga Arkhan Fikri diprediksi bakal menjadi tulang punggung Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023.

Berita Terkait