Pelatih Monchengladbach Ungkap Alasan Kevin Diks Selalu Jadi Starter Die Fohlen

Kevin Diks sudah mendapat tempat inti di skuad Borussia Monchengladbac. Sang pelatih membuka penilaiannya terhadap bek Timnas Indonesia itu.

Bola.com, Jakarta - Kevin Diks tidak hanya menjadi pemain andalan bagi Timnas Indonesia, tetapi juga bersama klubnya, Borussia Monchengladbach. Meski berstatus pemain baru, ia tak membutuhkan waktu lama untuk menjadi starter di Die Fohlen.

Digaet secara free transfer dari FC Copenhagen pada musim panas 2025, Kevin Diks langsung menjadi andalan di Monchengladbach sejak awal musim ini.

Diks hampir tidak pernah absen bermain, kecuali saat mengalami cedera dan terkena akumulasi kartu.

Diks telah memainkan total 23 pertandingan bersama Die Fohlen, dengan 22 laga di antaranya sebagai starter. Dari jumlah itu, pemain berusia 29 tahun tersebut mencetak empat gol, meski semuanya dari eksekusi penalti.

Borussia Monchengladbach juga mencatat 10 kali clean sheet saat diperkuat Kevin Diks. Performanya yang gemilang, makin membuatnya dijadikan andalan Timnas Indonesia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Performa Stabil

Pelatih Borussia Monchengladbach, Eugen Polanski, mengungkap fakta mengenai begitu cepatnya Kevin Diks menjadi pemain pilar di timnya.

Diks dianggap punya persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi pemain pilar di Monchengladbach.

Bahkan sejak Gladbach masih diasuh Gerardo Seoane sampai pemecatannya pada September 2025, Diks sudah menjadi pilar di pertahanan Gladbach.

Kemampuan Diks dalam membaca lawan, ditunjang ketenangan sebagai eksekutor penalti, adalah nilai plus bagi mantan pemain Fiorentina dan Vitesse tersebut.

"Ketika Kevin Diks berbicara di dalam maupun di luar lapangan, pengamatannya sangat berharga bagi rekan-rekan setimnya. Dia adalah sosok yang stabil bagi kami di lini belakang, dan kami sangat senang dengannya," kata Polanksi dikutip dari situs resmi Monchengladbach.

Bakal Jadi Wakil Kapten?

Monchengladbach menang 2-0 atas St. Pauli di Borussia Park, Sabtu (14-3-2026) dini hari WIB. Laga yang berkesan bagi Kevin Diks, sebab ia didapuk sebagai kapten tim, meski hanya sebentar.

Itu merupakan kesempatan pertama kalinya menjadi kapten tim sejak bergabung dengan Monchengladbach.

Ban kapten melingkari lengannya sejak menit ke-87 saat menghadapi St. Pauli ditambah lima menit di masa injury time. Total selama delapan menit Diks menjadi kapten tim.

Pada awal laga, ban kapten Gladbach dipercayakan kepada bek Nico Elvedi. Setelah Elvedi ditarik keluar dan digantikan Fabio Chiarodia, membuat ban kapten beralih ke Diks.

Sejatinya, kapten Monchengladbach adalah Rocco Reitz. Namun, Rocco Reitz absen melawan St. Pauli karena kartu merah di pertandingan sebelumnya melawan Bayern Munchen.

Kini Diks menjadi opsi menarik bagi pelatih Eugen Polanski untuk peran sebagai wakil kapten di Borussia Monchengladbach.

Peluang Diks menjadi wakil kapten pada musim depan makin besar setelah Rocco Reitz menyelesaikan kepindahan ke RB Leipzig pada musim 2026/2027.

Gelandang tengah berusia 23 tahun itu resmi gabung Leipzig pada akhir musim dengan kontrak hingga tahun 2031.

 

Sumber: Borussia Monchengladbach

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer