Liga Italia: Antonio Conte Punya Kans Jadi The Next Jose Mourinho di Inter Milan

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 08 Mar 2021, 12:45 WIB
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat melawan Napoli pada laga semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (12/2/2020). Inter Milan takluk 0-1 dari Napoli. (AP/Antonio Calanni)

Bola.com, Milan - Bos Pirelli, Marco Tronchetti Provera membandingkan pelatih Inter Milan, Antonio Conte dengan pendahulunya yang memenangkan Treble, Jose Mourinho.

Tronchetti Provera sangat terlibat selama tahun istimewa Inter Milan. Provera pun membandingkan skuad Conte dengan pasukan Mourinho, dan memuji sang petahana.

Advertisement

“Saya mengharapkan hasil terbaik karena tim ini bagus dan pelatihnya adalah orang sukses yang telah menang di mana-mana, dari Juventus hingga tim nasional Italia hingga Inggris bersama Chelsea,” kata Tronchetti Provera.

“Saya dikejutkan oleh perkembangan beberapa pemain yang melampaui ekspektasi. Meskipun saya tahu dia sangat bagus, saya tidak berharap banyak dari Romelu Lukaku," lanjutnya.

Lukaku kini menjelma sebagai bomber papan atas Serie A. Tak hanya piawai mencetak gol, Lukaku juga rajin memberi assist.

“Dia luar biasa dalam penggunaan kekuatannya yang cerdik tidak hanya dalam memajukan tetapi juga bagaimana dia dapat terhubung dengan rekan satu timnya. Dia adalah pemain luar biasa yang telah berkembang pesat, tapi Ronaldo akan selalu mendapat tempat spesial di hati kami para penggemar Inter," katanya.

“Saya juga memikirkan Nicolo Barella atau Alessandro Bastoni. Christian Eriksen juga kembali ke performa terbaiknya. Conte pandai menemukan motivasi yang tepat dan pengaturan yang tepat untuk mengekspresikan sepak bola yang bagus," katanya.

Inter Milan kini berada di puncak klasemen Serie A dengan 59 poin dari 25 laga. Mereka unggul 6 poin dari AC Milan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Awalnya Tak Meyakinkan

3. Antonio Conte – Pria asal Italia ini telah berhasil mempersembahkan gelar juara bagi Juventus dan Chelsea. Prestasi tersebut membuat Inter Milan menunjuknya sebagai juru taktik untuk mengembalikan masa kejayaan La Beneamata. (AP/Luca Bruno)

Tronchetti Provera menambahkan, Conte mampu membangkitkan pemain-pemain Inter Milan yang pada awal musim terlihat kurang meyakinkan.

“Saya dikejutkan oleh Ivan Perisic baru-baru ini, dan melihat tim terus menekan di menit ke-90 saat memimpin," katanya.

Bila Inter Milan terus menanjak, menurut Tronchetti Provera, tidak menutup kemungkinan mereka bisa kembali meraih treble.

“Mereka memiliki semangat tim pemenang treble. Mereka adalah ciri-ciri tim sukses, mampu mempertahankan level yang sama selama 90 menit.

“Mourinho adalah sosok yang istimewa untuk momen-momen penuh gairah itu. Dia tiba di Inter yang sudah disiapkan untuk menang. Sementara Conte adalah seorang profesional yang cakap dan kami akan melihat bahwa jalur kemenangannya belum dimulai. Saat ini, rekor Mourinho di Inter lebih baik," tutup Tronchetti Provera.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait