Bersama Thomas Tuchel, Chelsea Jadi Kuda Hitam di Liga Champions Musim Ini

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 02 Apr 2021, 19:45 WIB
Pemain Chelsea, Jorginho dan Kai Havertz, merayakan gol ke gawang Krasnodar pada laga Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Rabu (9/12/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth, Pool)

Bola.com, Jakarta - Chelsea dianggap sebagai kuda hitam di Liga Champions musim ini. Hal tersebut tak lepas karena penampilan apik The Blues sejak kehadiran Thomas Tuchel sebagai manajer baru menggantikan Frank Lampard.

Thomas Tuchel mengambil alih Chelsea dari Frank Lampard pada akhir Januari lalu. Manajer asal Jerman tersebut kemudian mampu mendongkrak performa The Blues.

Advertisement

Bersama Thomas Tuchel, Chelsea mampu melaju tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan di semua kompetisi. Rinciannya, Chelsea meraih 10 kemenangan dan 4 kali bermain imbang.

Kini Chelsea berpeluang besar finis di posisi empat besar dalam ajang Premier League. Mereka juga menjadi favorit untuk melaju ke semifinal Liga Champions setelah bertemu Porto di perempat final.

Video

2 dari 2 halaman

Chelsea Jadi Kuda Hitam

Hingga akhir laga, skor 2-0 tak berubah. Chelsea pun meraih kemenangan dari tiga pertandingan terakhir, dan ini jadi tiga poin perdana buat Thomas Tuchel. (Foto: AP/Pool/Justin Tallis)

Penampilan Chelsea di bawah asuhan Thomas Tuchel memang mengesankan. Meski demikian, mantan pemain Manchester City, Micah Richards, menempatkan The Blues sebagai kuda hitam di Liga Champions musim ini.

"Chelsea adalah kuda hitam," ujar Micah Richards kepada podcast Super 6.

Micha Richard awalnya semapt kecewa dengan keputusan Chelsea yang memecat Frank Lampard. Namun, kini ia justru terkesan dengan kinerja Tuchel.

"Beberapa bulan lalu saya mengatakan sangat disayangkan Frank Lampard harus dipecat. Kemudian Tuchel masuk dan saya seperti berpikir, 'Bagaimana bisa?Tidak!', saat melihat mereka sekarang, hanya kebobolan dua atau tiga gol."

"Berikutnya ada Porto, kemudian Real Madrid atau Liverpool. Tidak satu pun dari mereka bermain sebaik itu, dan selanjutnya mereka bisa berada di final!" lanjutnya.

Sumber: Metro

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 2/4/2021)

Berita Terkait