Pelatih Baru Arema Hadapi Tantangan Besar, Persiapan Mepet jika Liga 1 Sesuai Rencana

oleh Iwan Setiawan diperbarui 30 Apr 2021, 03:30 WIB
Gelandang Arema FC, Dave Mustaine (kanan) menyundul bola saat melawan PSIS Semarang dalam laga matchday ke-3 Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/3/2021). Arema FC kalah 2-3 dari PSIS. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Malang - Arema FC belum merilis siapa pelatih baru mereka. Tapi, nama Eduardo Almeida jadi kandidat paling kuat. Mantan pelatih Semen Padang itu juga mengaku sudah komunikasi dengan Arema dan berharap bisa jadi pelatih kepala.

Terlepas dari hal itu, sebenarnya ada tantangan bagi pelatih baru Arema, yakni bisa menyampaikan strategi yang diinginkan dengan cepat. Pelatih baru hanya punya waktu sekitar satu setengah bulan menangani tim.

Advertisement

General Manager Arema, Ruddy Widodo menjelaskan jika pelatih kepala ini akan tiba di Indonesia pada pertengahan Mei. Setelah menjalani karantina di Jakarta, dia diupayakan sudah hadir dalam latihan usai libur Hari Raya Idul Fitri.

“Rencananya Arema latihan kembali 21 Mei. Kami akan upayakan pelatih baru sudah memimpin latihan. Jika berpatokan Liga 1 dimulai 3 Juli, waktunya tinggal satu setengah bulan saja. Semoga metode yang disampaikan pelatih baru ini bisa cepat diserap,” harapnya.

Ini jadi tantangan bagi sang pelatih. Apalagi, dia harus lebih dulu melakukan penyesuaian dengan komposisi tim yang ada. Ditambah lagi komposisi pemain asing Arema FC masih kosong. Setelah Piala Menpora, Singo Edan hanya latihan dengan 100 persen skuat lokal.

“Pelatih pasti sudah memikirkan hal tersebut (kebutuhan pemain asing). Nanti nanti kami akan berdiskusi lebih lanjut,” sambungnya.

Video

2 dari 2 halaman

Adaptasi

Kiper Arema, Andriyas Francisco dan Tegar Surya Mahendra, menjalani porsi latihan keras sepanjang Ramadan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebenarnya, saa ini Arema FC sudah mengupayakan tim bisa cepat adaptasi dengan pelatih baru. Caranya, tim pelatih yang ada tetap memberikan program latihan untuk menjaga fisik pemain.

Saat pelatih datang, program latihan langsung pada taktik strategi.

“Ibarat kendaraan, sekarang kami siapkan bensinnya dulu. Jadi pelatih kepala datang, pemain bisa langsung mengikuti strategi yang diinginkan seperti apa,” sambung pelatih sementara Arema, Kuncoro.

Hanya, komposisi pemain yang belum lengkap bakal jadi kendala. Selain belum ada pemain asing, ada dua pemain depan yang absen, yakni M. Rafli dan Kushedya Hari Yudo yang memenuhi panggilan Timnas Indonesia pada 1 Mei-12 Juni.

Ini jadi bahasan serius di tim pelatih. Karena di Piala Menpora 2021, Arema gagal total lantaran banyak pemain baru gabung beberapa hari jelang turnamen digelar.

Berita Terkait