3 Faktor yang Bikin Chelsea Melempem dalam 4 Laga Terakhir di Liga Inggris dan Liga Champions

oleh Rizki Hidayat diperbarui 10 Des 2021, 19:20 WIB
Penyerang Chelsea, Romelu Lukaku berebut bola dengan bek West Ham United, Craig Dawson pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di stadion London di London Timur (4/12/2021). West Ham menang atas Chelsea dengan skor 3-2. (AP Photo/Alastair Grant)

Bola.com, Jakarta - Chelsea tampil kurang meyakinkan dalam empat laga terakhir pada musim ini. The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat pertandingan tersebut.

Satu-satunya kemenangan tersebut didapat Chelsea ketika bersua Watford pada laga pekan ke-14 Premier League di Vicarage Road, Kamis (2/12/2021) dini hari WIB. Bermain di kandang lawan, Tim London Biru menang dengan skor 2-1.

Advertisement

Sementara itu, dua hasil imbang diraih ketika bersua Manchester United di Premier League dan Zenit St Petersburg di Liga Champions. Chelsea bermain 1-1 kontra MU dan ditahan 2-2 oleh Zenit.

Adapun kekalahan didapat ketika berhadapan dengan West Ham United di London Stadium pada ajang Premier League. Tampil di markas The Hammers, Chelsea menyerah dengan skor 2-3.

Hanya meraih satu kemenangan dari tiga laga di Premier League membuat Chelsea kehilangan posisinya di puncak klasemen. Mereka kini menempati posisi ketiga dengan koleksi 33 poin, tertinggal dua angka dari Manchester City di urutan teratas.

Adapun di Liga Champions, Chelsea tetap lolos ke-16 besar dengan status peringkat kedua. The Blues mengoleksi 13 poin, tertinggal dua angka dari Juventus yang menempati posisi teratas.

Menurunnya penampilan Chelsea dalam empat laga terakhir mendapat sorotan. Padahal sebelumnya, mereka berhasil meraih sembilan kemenangan dan sekali imbang dari 10 laga.

Lantas, apa yang membuat performa Chelsea menurun dalam empat laga terakhir? Berikut ini adalah ulasannya.

 

2 dari 5 halaman

Badai Cedera

Gelandang Chelsea Chelsea N'Golo Kante (tengah) mengontrol bola saat menjamu Juventus pada matchday kelima Grup H Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (24/11/2021) dini hari WIB. Juara bertahan Chelsea mengamankan tiket ke 16 besar usai menghajar Juventus. (AP Photo/Matt Dunham)

Menurunnya penampilan Chelsea tak lepas dari badai cedera yang menghantam. Terdapat tiga pilar penting The Blues yang dibekap cedera, mulai dari Ben Chilwell, Mateo Kovacic, hingga N'Golo Kante.

Chilwell dan Kante dibekap cedera lutut, sedangkan Kovacic terpapar COVID-19. Absennya nama-nama tersebut cukup memengaruhi penampilan Chelsea.

Alhasil, The Blues tampil kurang meyakinkan dalam empat laga terakhir. Chelsea hanya memetik lima poin dari 12 angka maksimal yang bisa diraih dalam empat pertandingan tersebut.

 

3 dari 5 halaman

Jadwal Padat

Timo Werner - Bomber asal Jerman ini baru mencetak satu gol dan satu assist di Liga Inggris. Keadaan ini berbanding terbalik saat Werner membela RB Leipzig. Kala itu ia menjadi mesin gol yang berhasil membawa Leipzig bersaing di papan atas Bundesliga. (AFP/Susana Vera)

Sama seperti klub Premier League lainnya, Chelsea juga menjalani jadwal yang padat. Mereka melakoni empat pertandingan dalam 11 hari terakhir. Itu artinya Chelsea menjalani satu laga dalam waktu empat hari.

Jadwal padat itu pun menguras energi para pemain. Pilihan melakukan rotasi diambil manajer Chelsea, Thomas Tuchel. Meski rotasi dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain, hal tersebut memberikan dampak terhadap performa Tim London Biru.

4 dari 5 halaman

Lini Depan Tumpul

Gelandang Chelsea, Hakim Ziyech (kiri) melakukan selebrasi bersama Timo Werner usai mencetak gol ke gawang Manchester City dalam laga semifinal Piala FA 2020/2021 di Wembley Stadium, London, Sabtu (17/4/2021). Chelsea menang 1-0 atas Manchester City. (AFP/Adam Davy/Pool)

Dalam empat pertandingan terakhir, Thomas Tuchel melakukan sedikit perubahan terhadap lini depan timnya. Pasalnya, Romelu Lukaku belum bisa dimainkan sejak menit awal akibat baru pulih dari cedera otot.

Namun ternyata, perubahan yang dilakukan tak cukup mendongkrak penampilan Chelsea. Timo Werner dan Kai Havertz yang bergantian di plot sebagai ujung tombak dalam formasi 3-4-2-1 kesulitan mencetak gol.

Romelu Lukaku yang dimasukkan sebagai pengganti juga tumpul. Lukaku gagal mencetak gol pada laga kontra Manchester United, Watford, dan West Ham United.

Sumber: Berbagai sumber

5 dari 5 halaman

Yuk Tengok Posisi Chelsea di Bawah Ini:

Berita Terkait