Sukses


Perjalanan Ekstrem 2 Fan Chelsea demi Menonton Final Liga Europa, Total Mencapai 6 Hari

Bola.com, London - Perjalanan ekstrem harus ditempuh dua fan Chelsea demi menonton The Blues beraksi melawan Arsenal pada final Liga Europa di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan, pada Rabu (29/5/2019). Demi pertandingan impian tersebut, ayah anak tersebut, Kevin Cobb (59) dan Jake Ralph (27), harus dua kali naik pesawat, menumpang kereta selama 24 jam, naik taksi, serta kembali naik kereta hingga Baku. 

Seperti dilansir The Sun, perjalanan tersebut dimulai pada Selasa (21/5/2019) malam dari London. Cobb dan Jake Ralph akan tiba di Baku pada Senin (27/5/2019) atau dua hari sebelum final. Total, mereka menempuh perjalanan selama enam hari dari London hingga ke Baku, sejauh 5.571 km. 

Bapak-anak tersebut terpaksa menempuh perjalanan yang berat tersebut demi menghemat biaya dan juga menikmati petualangan yang berbeda. Harga tiket pesawat dari London hingga Baku sangat mahal, serta tak ada penerbangan langsung.

Jika memilih penerbangan pada pekan depan, tiket termurah yang tersedia senilai 838 poundsterling (Rp 15,3 juta) untuk sekali terbang. Itu pun harus transit di Doha, Qatar. 

Cobb dan Ralph harus memutar otak untuk bisa menyaksikan The Blues serta tak mengeluarkan banyak uang. Mereka akhirnya merancang trip yang epik tersebut.

Mereka memulai perjalanan dari London pada Selasa malam. Dua pria tersebut terbang dengan pesawat terakhir dari London Stansted ke Istanbul. 

Setelah tiba di Istanbul, mereka sempat berkeliling kota pada Rabu (23/5/2019). Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali dengan pesawat, kali ini hanya selama satu jam ke Ankara.  

Cobb dan Ralph kemudian kembali melanjutkan trip pada Kamis (24/5/2019). Kali ini dengan  menumpang kereta api Dogu Ekspresi. Rutenya dari Ankara menuju Kars. Dua suporter setia Chelsea itu kemungkinan dilanda kebosanan tinggi karena harus berada di kereta selama 24 jam. Jarak tempuhnya tidak main-main; 1.310 km. 

2 dari 3 halaman

Perjalanan Sekali Seumur Hidup

Setelah tiba di Kars, yang terletak di timur laut Turki, mereka akan menyewa mobil atau taksi untuk menuju Tblisi (ibu kota Georgia). Untuk menyewa kendaraan ini, Cobb dan Ralph merogoh kocek senilai 25 poundsterling.

Mereka akan menghabiskan akhir pekan di kota tersebut bersama fans Chelsea lainnya. Barulah setelah itu, duo fan Chelsea itu menempuh periode terakhir perjalanan, yaitu menaiki kereta malam ke Baku. Rencananya, mereka tiba pada Senin pagi alias dua pekan sebelum final. 

Saat ditanya alasan memutuskan menempuh perjalanan ekstrem dan melelahkan tersebut, Jake memberi jawaban lugas. 

"Naik pesawat pergi-pulang ke Baku sangat mahal, apalagi banyak yang tak punya waktu ekstra serta dana yang cukup," kata Jake, seperti dilansir The Sun

"Tapi, kami ingin sedikit bertualang, karena sebelumnya pernah mengunjungi Baku dengan menggunakan Thomas Cook dan Chelsea (ofisial tur dari klub). Kali terakhir kami ke Baku, hanya di sana sekitar 6 jam, jadi tak bisa banyak melihat-lihat. Kami merasa ini perjalanan sekali seumur hidup," imbuh dia. 

3 dari 3 halaman

Menghemat Banyak

Mereka mengambil tambahan cuti supaya bisa mewujudkan perjalanan tak terlupakan tersebut. 

"Untungnya kami bisa mengambil hari libur ekstra. Tapi, kami tahu banyak fan lain yang menyaksikan lebih dari 40 pertandingan (Chelsea) musim ini, tak bisa melakukan perjalanan serupa," jelas Jake.

"Bagian paling mengecewakan bagi kami bahwa trip dengan Thomas Cook kali ini bernilai hampir 1.000 poundsterling (Rp 18,4 juta), tanpa tiket (pesawat). Harga itu sangat mahal," imbuh dia.  

Perjalanan ekstrem itu membuat mereka bisa berhemat banyak. Jake Ralph mengatakan masing-masing dari mereka menghemat sekitar 500 poundsterling per orang atau setara Rp9,4 juta. 

"Ini menjadi pertandingan ke-53 saya musim ini (menonton Chelsea) dan laga ke-677 secara keseluruhan. Ayah saya mungkin jumlahnya dua kali lipat. Ini menjadi laga tandang ke-30 saya di Eropa," tutur Jake Ralph dengan bangga. 

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea
  • Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Arsenal
  • Liga Europa

Video Populer

Foto Populer