Drama Kocak Bek Ligue 1: Dipanggil 2 Negara Sekaligus untuk FIFA Matchday Maret 2026 tapi Bukan dari Tanah Kelahirannya

Bek kanan AJ Auxerre, Marvin Senaya, sedang berada di persimpangan jalan paling krusial dalam karier sepak bola internasionalnya.

Bola.com, Paris - Bek kanan AJ Auxerre, Marvin Senaya, sedang berada di persimpangan jalan paling krusial dalam karier sepak bola internasionalnya. Pemain berusia 23 tahun tersebut mendapat panggilan dari dua negara sekaligus yaitu Timnas Ghana dan Timnas Togo.

Pelatih Togo, Patrice Neveu, memasukkan nama Senaya dalam daftar 26 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Timnas Guinea dan Timnas Niger.

Di saat yang bersamaan, Timnas Ghana juga memanggilnya untuk melakoni uji coba bergengsi melawan Timnas Jerman dan Timnas Austria.

"Kami telah menjalin kontak dengan Senaya dan saya sudah menerima jawabannya. Hasilnya positif bagi Togo. Jika dia tidak hadir di pemusatan latihan, kami akan mengambil kesimpulan. Apa yang ingin saya katakan adalah dia memberikan persetujuannya, dan itu dilakukan secara verbal. Saya tidak ingin masuk ke dalam perdebatan," ujar Neveu dinukil dari Foot Africa.

Adapun, Senaya lahir di Saint-Maurice, Prancis, pada 28 Januari 2001.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pendekatan Ghana

Kepastian mengenai masa depan Senaya sempat menjadi teka-teki besar karena adanya klaim sepihak dari kedua federasi yang bersangkutan.

Federasi Sepak Bola Ghana atau GFA mengklaim telah melakukan pendekatan intensif kepada sang pemain jauh-jauh hari sebelumnya.

"Kami telah berhubungan dengannya beberapa kali, dan dia telah setuju untuk mewakili kami," ungkap seorang ofisial dari GFA.

Pilih Ghana

Meski memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Togo melalui ayahnya, Yao Mawuko Senaya, Marvin Senaya akhirnya mengambil keputusan besar.

Berdasarkan laporan terbaru dari media Prancis, L'Équipe, Senaya lebih memilih untuk mengenakan seragam kebesaran Ghana.

Keputusan ini diambil setelah Ghana melakukan pergerakan cepat untuk mengamankan tanda tangan sang pemain di tengah krisis bek kanan. Cedera lutut serius yang dialami Tariq Lamptey pada September 2025 memaksa Black Stars mencari suksesor yang sepadan.

Segera Debut

Senaya diproyeksikan akan mencatatkan debut internasionalnya dalam FIFA Matchday akhir Maret 2026. Dia berpeluang besar tampil saat Ghana bersua Austria pada 27 Maret 2026 atau ketika menghadapi raksasa Eropa, Jerman, pada 30 Maret 2026.

Kehadiran Senaya di Ghana juga tidak akan membuatnya merasa asing karena adanya rekan setim dari AJ Auxerre. Dia dipastikan akan bergabung dengan dua kolega klubnya yang sudah lebih dulu menjadi pilar Black Stars, Elisha Owusu dan Gidéon Mensah.

Performa Senaya di kasta tertinggi Liga Prancis musim ini memang tergolong impresif dan konsisten. Tercatat, ia sudah mengemas 20 penampilan di Ligue 1 bersama Auxerre yang membuatnya menjadi komoditas panas di level internasional.

Sumber: Foot Africa, L'Equipe

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer