Shin Tae-yong Bocorkan Kemungkinan Laga Timnas Indonesia Vs Chinese Taipei Digelar di Qatar

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 11 Agu 2021, 14:15 WIB
Kedudukan imbang 2-2 ini tak berubah hingga peluit panjang akhir pertandingan berbunyi. Skor imbang ini membawa Indonesia memperoleh angka pertamanya di Grup pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selanjutnya Timnas Garuda akan berhadapan melawan Vietnam, Senin (7/6/2021). (Foto: Dok. PSSI)

Bola.com, Seoul - Babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 antara Timnas Indonesia kontra Chinese Taipei kemungkinan akan digelar di Qatar. Pasalnya, kedua tim bakal sulit bermain kandang dan tandang dengan peraturan karantina ketika memasuki negara satu sama lain.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Chinese Taipei pada 7 September 2021 dan gantian bertandang pada 12 Oktober 2021 dalam Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berformat dua leg.

Advertisement

Chinese Taipei diharuskan menjalani karantina selama delapan hari ketika masuk ke Indonesia. Sebaliknya, Timnas Indonesia perlu dikarantina selama 14 hari saat tiba di Chinese Taipei.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membocorkan bahwa beberapa pihak terkait tengah mencari solusi untuk memainkan pertandingan ini di Qatar.

"Ketika Chinese Taipei datang ke Indonesia, mereka harus dikarantina selama delapan hari. Sebaliknya, Timnas indonesia akan dikarantina selama dua pekan di Chinese Taipei," kata Shin Tae-yong kepada media Korea Selatan, Star News.

"Jika ini tidak diselesaikan, ini tidak akan mudah. Saya mengerti bahwa mereka sedang mendiskusikan kemungkinan menggelar pertandingan di Qatar," jelas Shin Tae-yong.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 3 halaman

Qatar Akan Bebas Karantina

Setelah peluit tanda mulainya pertandingan berbunyi, Timnas Indonesia tampil dengan cukup berani bermain terbuka. Kubu sebaliknya, Timnas Thailand tampil dengan lebih efektif memainkan sekema serangan balik. (Foto: Dok. PSSI)

Berdasarkan pemberitaan Liputan6.com yang mengutip Japan Today pada akhir Juli 2021, Qatar berencana membuka pintu untuk turis asing yang telah dua kali mendapatkan dosis vaksin COVID-19.

Kebijakan baru akan memungkinkan orang yang telah divaksin untuk mengunjungi Qatar tanpa perlu karantina. Aturan ini juga bakal memudahkan warga dan penduduk setempat untuk bepergian masuk dan keluar negara.

Semua pengunjung, baik yang divaksinasi atau tidak divaksinasi, akan diminta untuk tes PCR maksimal 72 jam sebelum perjalanan. Namun, turis disarankan memeriksa persyaratan masuk dari negara tempat bepergian dan akan kembali dari Qatar, sebelum memesan tiket penerbangan.

Pendatang dari luar negara juga diimbau untuk memahami bahwa kebijakan di dalam dan luar negeri dapat berubah dengan sedikit pemberitahuan. Ada beberapa ketentuan untuk berkunjung ke Qatar.

Turis asing, warga negara Qatar, dan residen harus mendaftar dan mengunggah dokumen yang diperlukan. Mereka wajib menyertakan sertifikat vaksinasi, tes PCR yang valid maksimal 72 jam sebelum perjalanan, dan detail pribadi lewat situs Ehteraz.

3 dari 3 halaman

Chinese Taipei Tidak Mau Bermain di Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia, M Rafli (kiri) melakukan selebrasi bersama Kushedya Hari Yudo usai menjebol gawang Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Asosiasi Sepak Bola Chinese Taipei (CTFA) telah mengisyaratkan keberatan untuk tandang ke Timnas Indonesia pada leg pertama Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Dalam lamannya, CTFA juga menuliskan bahwa lokasi partai kandang Chinese Taipei melawan Timnas Indonesia masih berstatus tentatif.

"Karena situasi pandemi COVID-19 di Indonesia belum mereda, pihak kami masih berkoordinasi dengan AFC dan PSSI untuk venue tandang," tulis CTFA.

Sumber: Star News, Liputan6.com, Japan Today, CTFA

Berita Terkait