Sukses


Analisis Performa Lini Belakang Timnas Indonesia, Apa Saja yang Harus Dipoles Shin Tae-yong?

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia proyeksi SEA Games tak terkalahkan dalam uji coba melawan klub Liga 1. Tira Persikabo dikalahkan dua gol tanpa balas. Sedangkan juara Liga 1 2019, Bali United dihajar 1-3.

Dari dua pertandingan yang berlangsung di Stadion Madya Senayan, Jakarta tersebut, pelatih Shin Tae-yong coba menurunkan komposisi yang beda dalam dua uji coba.

Khusus untuk area pertahanan, mantan pelatih Sriwijaya FC, Subangkit memberikan pandangannya. Dia melihat sektor kiper dan kuarter defender secara umum sudah apik. Namun untuk komposisi yang diturunkan, dia punya beberapa catatan.

“Kalau kiper, dua pertandingan yang turun berbeda (M. Riyandi dan Aqil Savik). Dua kiper ini sama-sama bagus potensinya. Tinggal memilih saja,” kata pelatih asal Pasuruan ini.

Saat uji coba Timnas Indonesia melawan Tira Persikabo, Riyandi mencatatkan cleansheet. Dia juga melakukan beberapa penyelamatan. Sementara Aqil, gawangnya kemasukan satu gol lawan Bali United. Tapi, gol yang dicetak Lerby Eliandy itu bermula dari kesalahan lini belakang saat membuang bola.

2 dari 4 halaman

4 Bek

Sedangkan dari lini belakang Timnas Indonesia, Subangkit melihat kuarter lini belakang yang dipasang juga cukup tangguh. Hanya, ada beberapa nama yang punya porsi main lebih banyak. Seperti Rizky Ridho dan Rachmat Irianto.

“Saya pikir di belakang, kuarter Rifad Marasabessy, Rizky Ridho, Rachmat Irianto dan Pratama Arhan masih belum tergantikan. Mereka dapat kesempatan lebih banyak. Antara dua analisanya. Pertama, mereka memang sudah pakem. Yang kedua, kualitas pelapisnya masih belum sepadan,” lanjutnya.

Sebenarnya untuk lini belakang, masih ada sederet nama seperti Bagas Adi Nugroho, Andy Setyo, Koko Ari, dan Andik Rendika Rama. Mereka sudah dapat kesempatan main di uji coba melawan Bali United. Namun, Subangkit melihat kuarter yang disebutkannya masih jadi prioritas pelatih Shin Tae-yong. 

 

3 dari 4 halaman

Komentar Shin Tae-yong

Shin Tae-yong melihat Timnas Indonesia masih banyak kekurangan, khususnya mengenai kondisi fisik dan mental. Pria asal Korea Selatan itu juga menilai para pemainnya kurang ngotot ketika berduel satu lawan satu dengan tim lawan.

"Kondisi fisik dan mental para pemain masih belum memuaskan. Mereka juga kurang dalam pertarungan memerebutkan bola," kata Shin Tae-yong pada konferensi pers setelah pertandingan uji coba melawan Bali United di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2021).

"Alhasil, para pemain gampang sekali kehilangan bola. Saat menyerang, duel satu lawan satu juga masih belum optimal, akhirnya masih susah membuat gol," imbuh Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia juga masih lemah dalam duel satu lawan satu ketika bertahan.

Akibatnya, kata Shin Tae-yong, Andy Setyo dan kawan-kawan kerap dilewati lawan dengan mudah. Pria berusia 50 tahun itu berjanji akan memperbaiki kelehaman utama Timnas Indonesia ini.

"Duel satu lawan satu saat bertahan juga masih gampang dilewati. Saya akan berusaha memperbaiki satu per satu. Tim ini pasti akan bisa menjadi lebih baik dari sekarang," tutur Shin tae-yong.

4 dari 4 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer