Sukses


Kisah 4 Pemain Persik Melarikan Diri dari TC Timnas Indonesia Pra Piala Dunia 2006

Bola.com, Jakarta - Pada masa kejayaan Persik Kediri 2003 hingga 2009 banyak pemain yang dipanggil Timnas Indonesia.

Puncaknya pada 2005, ketika lima pilar Persik sekaligus bergabung dengan Timnas Indonesia untuk Pra Piala Dunia 2006 di bawah asuhan Peter White.

Ada tiga gelandang, Harianto, Suswanto, dan Jefri Dwi Hadi. Bek tengah Hamka Hamzah serta kiper Wahyudi ditempa di Pelatnas. Ada kisah menarik saat kuartet ini kabur dari pemusatan latihan yang digelar di Pare Pare, Sulsel.

Pada TC edisi ini, Timnas Indonesia dimanajeri Andi Darusalam Tabusalla. Mereka menjalani pelatnas panjang dan berpindah-pindah tempat. Apalagi, latihan bertepatan dengan momen menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Sebenarnya ada lima pemain Persik yang ikut TC. Waktu Subuh kami berempat diam-diam keluar hotel dan melarikan diri dari TC di Pare Pare. Hanya Hamka Hamzah tak ikut. Kami langsung terbang ke Surabaya dan pulang ke Kediri," kenang Suswanto.

Video

2 dari 3 halaman

Kena Semprot Iwan Budianto

Gelandang kelahiran Rembang, Jateng ini mengungkapkan alasan kabur dari TC Timnas Indonesia karena rindu dengan keluarga.

"Kami lama meninggalkan keluarga. Apalagi saat itu mau hari raya. Alasan utama hanya kangen dan ingin lebaran di rumah," kata Suswanto.

Yang menarik dari kisah pelarian ini, mereka hanya satu jam menikmati udara di Kediri. Tanpa sepengetahuan mereka, Andi Darusalam menghubungi Manajer Persik, Iwan Budianto yang mengabarkan empat pemain Persik tak ada di hotel.

Iwan Budianto pun menelepon dan memerintah Harianto dkk. segera kembali ke Pelatnas yang akan pindah ke Bandung.

"Kami dimarahi bos Iwan. Kami memang tak izin ke Pak Andi. Jadi bos Iwan juga tak tahu kalau kami pulang ke Kediri. Saat itu kami baru satu jam tiba di Kediri dan langsung disuruh bos Iwan berangkat ke Bandung," ucap Suswanto.

3 dari 3 halaman

Dicoret

Saat di Pare Pare, mereka sudah diberitahu jika TC akan pindah ke Bandung. Makanya, mereka sepakat ingin pulang ke Kediri barang sehari saja. Lalu gabung lagi ke Bandung.

"Maksud hati istirahat sehari di Kediri, tak tahunya malah capek luar biasa. Karena diperintah bos Iwan ke Bandung saat itu juga," ujarnya.

Akibat tindakan indisipliner ini, Harianto, Jefri Dwi Hadi, dan Wahyudi dicoret dari Timnas Indonesia. Suswanto bernasib baik, karena dia sempat membela Indonesia saat kualifikasi grup melawan Turkmenistan.

"Tapi setelah itu, saya juga dicoret. Kalau tak salah waktu Indonesia akan menghadapi Srilanka. Posisi saya digantikan Eduard Ivakdalam," tuturnya.

Video Populer

Foto Populer