Sukses


Duel Antarlini Bali United Vs Persebaya di Piala Presiden 2022: Sengit dari Belakang hingga Depan

Bola.com, Bandung - Bali United dan Persebaya Surabaya bakal saling beradu demi lolos ke babak 8 besar atau perempat final Piala Presiden 2022. Kedua tim dijadwalkan berjumpa dalam laga terakhir Grup C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (20/6/2022) malam.

Kedua tim sedang berupaya lolos ke perempat final meski peluangnya tipis. Baik Persebaya Surabaya dan Bali United sama-sama baru mengoleksi satu poin karena belum mendapat kemenangan. Rinciannya, masing-masing satu kali imbang dan kalah.

Serdadu Tridatu sempat imbang 1-1 kontra Persib, tapi kemudian kalah 1-2 dari Bhayangkara FC. Nasib Bajul Ijo segendang sepenarian. Mereka belum mendapat kemenangan, rinciannya seri 1-1 kontra Bhayangkara FC dan kalah 1-3 dari Persib Bandung.

Kemenangan pun tak serta merta membuat Bali United dan Persebaya Surabaya lolos dari grup. Sebab, peluang terbesar ada di Persib Bandung dan Bhayangkara FC yang kini sama-sama mengoleksi empat poin. Keduanya akan bertanding pada Selasa (21/6/2022).

2 dari 6 halaman

Minim Produktivitas

Masalahnya, Persebaya Surabaya minim produktivitas gol di Piala Presiden 2022. Dari dua laga Grup C, Bajul Ijo tercatat baru mencetak dua gol saja, masing-masing satu ke gawang Bhayangkara FC dan Persib Bandung. Hal yang sama terjadi pada Bali United.

Apa yang terjadi berbeda dibanding Liga 1 2021/2022 yang menjadi tim dengan produktivitas gol terbaik. Bali United mampu membukukan 57 gol dari 34 laga, diikuti oleh Persebaya yang mencetak 56 gol.

Dari catatan pertemuan di Liga 1 2021/2022, Persebaya mampu menunjukkan keperkasaannya kontra Bali United. Bajul Ijo berhasil dua kali menumbangkan Serdadu Tridatu, bahkan terakhir terjadi di laga pesta juara.

Dengan fakta-fakta itu, duel ini diprediksi akan berlangsung sengit. Bola.com telah merangkum duel antarlini Bali United melawan Persebaya, simak ulasan berikut ini:

3 dari 6 halaman

Kiper

Bali United belum bisa menurunkan kiper Nadeo Argawinata yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia dalam kualifikasi ketiga Piala Asia 2023. Sebagai gantinya, Muhammad Ridho berada di bawah mistar.

Nadeo kemungkinan belum bisa tampil karena masih kelelahan. Sedangkan, Ridho sendiri sebenarnya mampu tampil apik dalam dua laga kontra Persib Bandung dan Bhayangkara FC. Sayangnya, dia sudah kebobolan tiga gol.

Andhika Ramadhani berhasil menorehkan enam clean sheets untuk Persebaya Surabaya. Catatan tersebut membuat mantan penjaga warkop ini akhirnya merasakan dipanggil Timnas untuk pertama kali. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara di sisi lain, Persebaya Surabaya mengandalkan Andhika Ramadhani dalam dua laga sebelumnya. Tapi, dia sedang dalam sorotan karena sudah kebobolan empat gol dalam dua laga. Bahkan, dia juga selalu kecolongan pada menit akhir.

Persebaya bisa menurunkan Satria Tama, kiper yang sempat cedera dan absen selama Liga 1 2021/2022. Ini akan jadi laga comeback buatnya setelah terakhir tampil di Piala Menpora 2021. Satria Tama juga termasuk kiper yang apik.

4 dari 6 halaman

Bek

Komposisi empat bek untuk Bali United tidak mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Dari kanan, ada Andhika Wijaya, Willian Pacheco, Leo Tupamahu, dan Ricky Fajrin. Empat nama ini juga masih diandalkan selam Grup C Piala Presiden 2022.

Pelatih Teco kemungkinan tidak melakukan pergantian starting eleven empat nama tersebut melawan Persebaya Surabaya meski tampil kurang apik. Kwartet lini belakang ini bakal menjadi penghalang serangan tim lawan.

Pemain baru Persebaya Surabaya, Leo Lelis. (Istimewa)

Sedangkan lini belakang Persebaya mengalami banyak pergantian dibanding musim lalu. Ada Arizky Wahyu, Leo Lelis, Mochammad Zaenuri, dan Alta Ballah. Mereka masih perlu waktu untuk menemukan kekompakan.

5 dari 6 halaman

Gelandang

Trio lini tengah Bali United juga terbilang tidak banyak berubah. Untuk melawan Persebaya Surabaya, kemungkinan Brwa Nouri, Sidik Saimima, dan Eber Bessa yang diturunkan. Ketiganya sudah diandalkan sejak musim lalu.

Keberadaan Eber Bessa bakal menambah kekuatan lini tengah Bali  United nantinya. Jangan lupa, Eber Bessa adalah pemain yang memiliki akurasi umpan tinggi dan pergerakan yang sulit dibendung.

Gelandang Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat. (Bola.com/Aditya Wany)

Sedangkan Persebaya memiliki trio Muhammad Hidayat, Alwi Slamat, dan Higor Vidal. Mereka sudah sempat tampil apik saat melawan Persebaya dengan bekerja sama mengalirkan bola ke depan.

Hidayat dan Alwi sebagai penggawa lawas tentu sudah paham apa yang harus dilakukan demi menampilkan gaya main Persebaya. Sementara Vidal termasuk gelandang berteknik tinggi yang akan jadi motor serangan.

6 dari 6 halaman

Penyerang

Trio lini depan Bali United bakal dihuni oleh Novri Setiawan, Ilija Spasojevic, Privat Mbarga. Dari ketiga nama itu, Novri jadi rekrutan teranyar karena baru didatangkan menjelang musim baru ini.

Tapi, jangan ragukan kontribusinya. Sebanyak dua gol yang dicetak Bali United lahir dari Novri Setiawan. Kini, tinggal Spaso dan Privat yang perlu membuktikan kembali kualitasnya setelah musim lalu tampil ganas.

Pemain baru Persebaya Surabaya, Silvio Junior. (dok. Persebaya Surabaya)

Sedangkan Persebaya Surabaya masih mencoba menemukan kekompakan. Trisula lini depan dihuni oleh Ahmad Nufiandani, Silvio Junior, dan Sho Yamamoto. Ketiganya masih baru di skuat Bajul Ijo.

Nufiandani sendiri sudah menyumbang satu gol lewat kerja sama apik. Silvio dan Yamamoto tentu harus membuktikan bahwa mereka layak direkrut Persebaya. Dua kali tampil, dua pemain asing ini belum memberi kontribusi gol atau assist.

Video Populer

Foto Populer