Sukses


7 Problem Pelik yang Dihadapi Presiden Baru Barcelona: Siap-siap Ya Kehilangan Lionel Messi

Bola.com, Jakarta - Barcelona akan memiliki presiden baru pada 24 Januari 2021. Siapa pun yang terpilih dalam pemilihan umum akan memiliki tugas yang sangat berat untuk diselesaikan. Tugas awal sang nakhoda benar-benar bikin pusing kepala.

Pada saat ini sudah ada sejumlah nama yang sudah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Barcelona. Mereka adalah Victor Font, Toni Freixa, Agusti Benedito, Jordi Farre, Luis Fernandez Ala, dan Xavier Vilajoana.

Pada saat pemungutan suara, para kandidat paling tidak harus mengumpulkan 2.264 tanda tangan. Pemenangnya nanti akan menjabat sebagai presiden Barcelona selama enam tahun.

Masalahnya, klub Catalan telah menggelepar di dalam dan di luar lapangan dalam beberapa bulan terakhir. Sekarang mereka juga menghadapi masalah serius secara finansial.

Baik secara olahraga maupun kelembagaan, ada sejumlah masalah yang perlu diselesaikan dan hal-hal yang harus ditangani segera oleh presiden Barcelona yang baru.

2 dari 9 halaman

Transfer Bermutu

Presiden baru hanya memiliki waktu sembilan hari untuk menyelesaikan bisnis apa pun sebelum jendela transfer ditutup untuk sisa musim pada akhir Januari.

Ronald Koeman membutuhkan bek tengah dan striker, dengan Eric Garcia dan Memphis Depay sudah menjadi target. Pemain-pemain seperti Matheus Fernandes, Junior Firpo, Martin Braithwaite dan bahkan Ousmane Dembele semuanya bisa pindah.

3 dari 9 halaman

Mencegah Kepergian Messi

Ketika presiden baru menjabat pada Januari, Lionel Messi sudah bebas untuk berbicara dengan klub lain menjelang berakhirnya kontraknya pada Juni. 2021.

Tugas meyakinkan kapten tim utama untuk bertahan sangat besar, terutama dengan Manchester City masih mengincar sang pemain.

4 dari 9 halaman

Nasib Koeman

Meskipun bukan masalah langsung, presiden baru harus membuat keputusan apakah dia ingin mempertahankan Koeman di ruang ganti dalam jangka panjang.

Pelatih asal Belanda itu bergabung dengan klub pada musim panas dengan pengetahuan bahwa presiden baru bisa memiliki pilihan sendiri untuk memimpin tim utama.

5 dari 9 halaman

Ancaman Kebangkrutan

Barcelona mengakhiri musim lalu dengan kerugian 97 juta euro setelah pajak setelah melihat pendapatan yang diharapkan turun 18 persen hingga 855 juta euro. Di bulan Juni, hutang bersih mereka adalah 488 juta euro.

Gambaran keuangan ini telah memaksa klub untuk mengadakan pembicaraan mengenai pemotongan gaji sebesar 30 persen untuk semua karyawan, termasuk para pemain tim utama.

6 dari 9 halaman

Pemugaran Camp Nou

  Proyek tersebut telah disetujui oleh anggota, tetapi manajemen baru harus mempunyai keuangan yang cukup untuk mendanai pembangunan kembali Camp Nou. Sekitar 109 juta euro telah dihabiskan untuk pembangunan stadion baru ini.

7 dari 9 halaman

Liga Super Eropa

Manajemen Josep Maria Bartomeu menyetujui Barcelona untuk mengikuti Liga Super Eropa sebelum mengundurkan diri dari klub.

Manajemen baru harus mempelajari perjanjian ini dan partisipasi Barcelona di Liga Super mana pun harus disetujui oleh anggota.

8 dari 9 halaman

Politik di Jajaran Manajemen

Manajemen Barcelona harus mengklarifikasi sikap politik klub mengenai situasi saat ini di Catalonia. Manajemen sebelumnya menjauhkan diri dari berbagai pihak, meskipun mereka menunjukkan dukungan karena memiliki hak untuk memutuskan kemerdekaan Catalan.

Bahkan, Bartomeu mengemukakan dalam konferensi pers perpisahannya bahwa penolakannya untuk secara terbuka mendukung gerakan pro-kemerdekaan berkontribusi pada kejatuhannya di Camp Nou.

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 16/11/2020)

9 dari 9 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer