Sukses


BRI Liga 1: Tumbang Lagi! Bali United Termakan Tempo Cepat Bhayangkara FC

Bola.com, Sleman - Luka itu masih menganga, bahkan semakin melebar. Setelah tumbang dari PSM Makassar pada pekan ketujuh Liga 1 2021/2022, kali ini giliran Bhayangkara FC yang menjadi momok untuk Bali United.

Serdadu Tridatu terpaksa harus menelan kekalahan kedua secara beruntun pada pekan kedelapan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu malam (23/10/2021). Bali United kalah dari Bhayangkara FC dengan skor 1-2.

Penurunan permainan Bali United musim ini makin terlihat. Mereka tidak lagi ngotot seperti ketika menjadi kampiun Liga 1 2019. Banyak kesalahan-kesalahan yang dibuat, terutama dari lini belakang. Kesalahan inilah yang berbuah dua gol yang bersarang ke gawang Nadeo Argawinata.

Pertama pelanggaran Yabes Roni Malaifani kepada Adam Alis di kotak penalti. Hadiah penalti langsung diberikan wasit Hakim Tohari untuk Bhayangkara FC. Anderson Salles yang menjadi algojo pada menit ke-18, berhasil mengonversinya menjadi gol.

Sebenarnya Bali United bisa langsung ngegas untuk segera menyamakan kedudukan. Adalah Ilija Spasojevic yang berhasil mencetak gol ketujuhnya musim ini setelah berhasil mengonversi umpan Stefano Lilipaly menjadi gol pada menit ke-19.

Pada kedua, Bali United lebih tertekan. Pada menit ke-50, M. Hargianto berhasil membuat The Guardians unggul 2-1. Terlihat bagaimana koordinasi lini belakang Serdadu Tridatu cukup buruk. Tiga pemain Bali United lebih fokus menjaga Adam Alis dan Hargianto dibiarkan tanpa pengawalan dan akhirnya mencetak gol setelah menerima umpan dari Dendi Sulistyawan.

Berselang sembilan menit, petaka kembali hadir untuk Bali United. Willian Pacheco mendapatkan kartu kuning keduanya setelah melanggar Adam Alis. Dia terpaksa absen saat Bali United menghadapi PS Sleman pekan depan.

2 dari 3 halaman

Kewalahan

Jika melihat apa yang terjadi dalam pertandingan Sabtu malam, Bali United termakan ritme cepat yang dilakukan Bhayangkara FC.

Dengan gaya permainan taktis tersebut, Serdadu Tridatu kewalahan dalam meladeni permainan Putu Gede dkk. meskipun tanpa kehadiran Ezechiel N’Douassel yang absen akibat akumulasi kartu kuning.

Ditanya mengenai masalah tersebut, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, enggan untuk mengakuinya.

“Saya pikir tidak. Kami juga cetak gol dan bisa cetak peluang. Kami punya peluang, tapi hari ini mereka bisa cetak dua gol dan kami satu gol saja. Setelah bermain dengan 10 pemain, kami pakai sistem berbeda untuk menjaga agar lini belakang tetap solid,” ucapnya.

Sementara itu Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster membenarkan jika taktik yang dipakainya kali ini berjalan dengan baik.

“Memang benar. Itulah game plan yang kami siapkan. Itu sudah berjalan dengan sangat baik sekali. Kami bisa bermain sesuai game plan meskipun Bali United tetaplah tim yang sangat kuat,” tutupnya.

3 dari 3 halaman

Posisi Bali United dan Bhayangkara FC Saat Ini

Half Time Show: Timnas Indonesia Itu Oke, Tapi...

Video Populer

Foto Populer