Sukses


6 Negara yang Juara Piala Dunia saat Jadi Tuan Rumah: Terakhir Prancis 24 Tahun yang Lalu

Bola.com, Jakarta - Ada mitos yang menyatakan bahwa menjadi tuan rumah Piala Dunia memiliki keuntungan sendiri. Sejak digulirkan pada 1930, setidaknya ada negara yang sukses tampil sebagai yang terbaik dalam kapasitas sebagai tuan rumah.

Namun, tak sedikit pula tuan rumah justru gagal di kandang sendiri. Sebagai contoh teranyar adalah Rusia. Dipercaya menggelar Piala Dunia 2018, Rusia hanya bertahan sampai babak 16 besar.

Yang jadi juara saat itu adalah Prancis. Di final, Les Bleus mengalahkan kuda hitam Kroasia.

Bagaimana dengan Qatar? Mampukah mereka memenangkan Piala Dunia 2022? Hmm...menarik untuk dinanti.

Sembari menanti sejauh mana gebrakan Qatar, ada baiknya kita mengenang kembali enam negara yang sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia.

2 dari 7 halaman

Uruguay

Mereka menjadi tuan rumah pertama Piala Dunia 1930 dan secara meyakinkan tampil sebagai juara. Di final, La Celeste mengalahkan Argentina dengan skor telak 4-2.

Tak hanya di kandang sendiri, Uruguay juga pernah menjadi yang terbaik di edisi 1950, dimana Brasil dipercaya sebagai penyelenggara.

Setelah dua momen bersejarah itu, Uruguay tak pernah lagi juara. Di Piala Dunia 2022 Qatar, mereka akan kembali mencoba peruntungan.

3 dari 7 halaman

Italia

Italia pernah menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di Piala Dunia, setelah mengangkat trofi pada empat kesempatan terpisah sepanjang sejarah, terakhir pada edisi 2006.

Sama seperti Uruguay, Italia mampu mengambil keuntungan sebagai tuan rumah pada Piala Dunia 1934 setelah menghempaskan Cekoslowakia 2-1 di partai puncak.

Sayang, di Piala Dunia 2022 Qatar, Gli Azzurri harus absen. Itu berarti, kita kehilangan satu tim yang punya catatan mentereng di pesta bola terakbar empat tahunan.

4 dari 7 halaman

Inggris

Inggris akhirnya diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah putaran final Piala Dunia 1966 dan mereka tak menyia-nyiakannya. Pertandingan final mereka melawan Jerman Barat merupakan salah satu laga yang paling fenomenal.

Tampil di hadapan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion Wembley, Tiga Singa menerkam Jerman barat 4-2. Geoff Hurst tampil sebagai pahlawan lewat hat-trick yang luar biasa. Sejak saat itu, Inggris tak pernah lagi merasakan manisnya gelar juara.

Kini, di bawah asuhan Gareth Southgate, Harry Kane cs mengincar gelar keduanya di Piala Dunia 2022.

5 dari 7 halaman

Jerman Barat

Delapan tahun pasca kegagalan di Wembley, Inggris, Jerman Barat atau sekarang disebut Jerman mampu bangkit dan digdaya di Piala Dunia 1974. Tim Panser memaksimalkan statusnya sebagai tuan rumah dengan sangat baik.

Di partai pamungkas, Jerman yang kala itu dimotori bintangnya, Franz Beckenbauer, berhasil menjinakkan perlawanan Belanda 2-1. Sempat tertinggal lebih dulu, tuan rumah mampu bangkit dan akhirnya memenangkan duel via gol Paul Breitner dan Gerhard "Gerd" Müller.

6 dari 7 halaman

Argentina

Dalam beberapa kesempatan, Argentina selalu gagal di kasta tertinggi sepak bola besutan FIFA. Padahal, mereka punya banyak bintang seperti Lionel Messi.

Argentina pertama kali memenangkan Piala Dunia pada 1978, kala mereka didapuk sebagai tuan rumah. Di final, Tim Tango berhadapan dengan tim unggulan yang mengusung total football, Belanda.

Tampil cantik dan percaya diri, Mario Kempes cs menang mencolok 3-1. Kempes yang pernah merasakan kerasnya Liga Indonesia bersama Pelita Jaya (1993-1994) memborong dua gol dan sebiji lesakan lagi diceploskan Daniel Bertoni.

Pada 1986, di Meksiko, Argentina kembali tampil sebagai kampiun bersama Diego Maradona. Bagaimana dengan Messi di Qatar nanti?

7 dari 7 halaman

Prancis

Tim terbaru yang mengangkat trofi Piala Dunia di negara asalnya adalah Prancis. Mereka naik podium kehormatan usai mengalahkan tim kuat Brasil tiga gol tanpa balas. Sebuah pencapaian mengagetkan, mengingat Brasil merupakan juara bertahan.

Prancis bukan wajah baru di Piala Dunia. Pencapaian mereka juga tak jelek-jelek amat. Di edisi 1938, mereka lolos hingga babak perempat final. Lalu, di edisi 1958 dan 1986, Les Bleus finis di peringkat ketiga.

Di Piala Dunia 2018 Rusia, Prancis juga juara. Itu artinya, tim yang bermarkas Stade de France itu tak sekadar jago kandang. Kini, mereka siap pula membuktikannya lagi di Qatar.

Video Populer

Foto Populer