Sukses


Ketika Zlatan Ibrahimovic Sesumbar Mengklaim Jadi Presiden, Pemain, Sekaligus Pelatih AC Milan

Bola.com, Milan - Zlatan Ibrahimovic sesumbar AC Milan akan berpeluang memenangi Scudetto jika mendatangkannya sejak awal musim. Sesumbar pemain asal Swedia itu dilontarkan setelah Rossoneri menundukkan Juventus 4-2 di San Siro, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. 

Zlatan Ibrahimovic menyumbangkan gol melalui penalti bagi AC Milan pada pertandingan tersebut. Gol mantan pemain Barcelona dan Manchester United itu menjadi pembuka comeback timnya yang lebih dulu tertinggal 0-2. 

Ibrahimovic kemudian ditarik keluar untuk digantikan Giacomo Bonaventura. Dia lantas duduk di bench dan tak henti memberikan instruksi kepada rekan-rekan setimnya pada sisa pertandingan. 

Jadi, apakah dia mulai mempersiapkan diri menekuni jadi pelatih setelah pensiun? 

"Saya presiden, pemain, dan pelatih! Satu-satunya hal negatifnya adalah saya hanya dibayar sebagai pemain," kata Ibrahimovic kepada DAZN, seperti dilansir Football Italia

"Jika saya berada di sini sejak hari pertama musim ini, maka kami seharusnya bisa memenangi Scudetto," imbuh Zlatan. 

Zlatan Ibrahimovic sudah memasuki usia senja untuk ukuran pesepak bola. Dia sudah menginjak umur 38 tahun, tapi masih mampu bersaing di kompetisi ketat seperti Serie A. 

"Saya sudah tua, itu bukan rahasia. Umur hanyalah angka. Saya bekerja dengan baik, mendapatkan keseimbangan, saya bermain lebih lama pada hari ini dibanding pertandingan sebelumnya. Sejujurnya saya merasa baik-baik saja. Saya berusaha membantu rekan setim dengan berbagai cara," tutur Zlatan Ibrahimovic

 

2 dari 3 halaman

Teki-teki Masa Depan Zlatan Ibrahimovic

Saat ditanya tentang kelanjutan masa depannya di AC Milan, Zlatan malah berteka-teki. Kontrak Zlatan di Rossoneri akan berakhir pada akhir musim ini. Sampat saat ini belum ada tanda-tanda ia akan meneken kontrak baru di San Siro. 

"Kita lihat nanti. Masih ada satu bulan untuk menikmati menjadi diri sendiri. Tapi ada situasi aneh yang sedang terjadi dan kami tak bisa mengendalikannya," tutur Ibra. 

""Saya tidak tahu apakah para penggemar melihat saya secara langsung untuk terakhir kalinya. Bisa jadi, ya. Mengapa? Baca yang tersirat ... Sungguh aneh bermain tanpa penonton, seolah-olah San Siro adalah rumah yang penuh, itu akan luar biasa malam ini," sambung dia. 

Sumber: Football Italia 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Jadwal Lengkap Siaran Langsung Babak 16 Besar Liga Champions di SCTV dan Vidio

Video Populer

Foto Populer