Sukses


Duel Antar Lini PSS Vs Arema di BRI Liga 1: Materi Berimbang, Jaminan Laga Menarik

Bola.com, Jakarta - Pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022 akan mempertemuan PSS Sleman melawan Arema FC pada Minggu (19/09/2021). Dua klub ini merupakan tim dengan basis suporter besar di Indonesia.

Menariknya saat ini baik PSS maupun Arema tengah berjuang memetik kemenangan perdana. PSS baru meraih satu poin dari dua laga. Sementara Arema sedikit lebih baik dengan raihan dua poin. Itu membuat mereka terjebak di papan bawah. Arema di posisi 14 dan PSS persis satu setrip di bawahnya.

Kemenangan perdana bisa membuat mereka menjauhi papan bawah. Misi ini yang diusung kedua tim. Karena jika kembali menelan kekalahan atau hasil imbang, bisa jadi gelombang kritik dari suporter mulai mengalir.

Jelang laga ini, Arema menambah amunisinya. Bek kanan Diego Michiels sudah diberangkatkan ke Bogor setelah pulih dari cedera dan mendapatkan vaksin virus corona dosis kedua. Jadi, peluang Diego debut dengan Arema di Liga 1 sangat terbuka.

Sayangnya, ada dua pemain asing yang dalam kondisi kurang fit. Yakni striker Carlos Fortes dan gelandang Renshi Yamaguchi. Keduanya masih dalam pemulihan cedera usai tampil lawan Bhayangkara FC. Fortes bermasalah dengan hamstring, sedangkan Renshi cedera pingang.

Sementara dari kubu PSS, striker muda mereka Saddam Gaffar masih menjalani pemulihan cedera. Namun mereka masih punya cukup pelapis. Pelatih PSS, Dejan Antonic masih punya pemain seperti Irfan Jaya, Irfan Bachdim, Irkham Mila untuk membongkar pertahanan Arema.

Sebenarnya, bisa dibilang materi kedua tim berimbang. Ini yang jadi faktor laga akan berjalan menarik. Kali ini Bola.com coba membedah duel antar lini kedua tim.

 

 

2 dari 5 halaman

Kiper

Arema masih lebih unggul di sektor ini. Dalam dua laga awal, Arema memang kemasukan dua gol. Tapi jika bukan Adilson Maringa yang berdiri di bawah mistar, bisa jadi lebih banyak gol yang sudah bersarang di gawang Arema.

Kiper asal Brasil itu banyak melakukan penyelamatan saat melawan PSM Makassar dan Bhayangkara FC. Sekarang, dia tengah mengejar target clean sheet.

Sedangkan di PSS, kiper Ega Rizky sudah kemasukan 4 gol dari dua laga. Dua kali lipat lebih banyak ketimbang jumlah kebobolan Arema. Ini yang membuat kiper 29 tahun itu punya beban tersendiri saat lawan Arema.

Apalagi lini depan Singo Edan masih penasaran ingin mengakhiri paceklik gol. Karena Carlos Fortes, Dedik Setiawan dan lainnya belum mencatatkan namanya di papan skor dalam dua laga awal Liga 1.

 

 

3 dari 5 halaman

Belakang

Kekuatan kedua tim di lini belakang bisa dibilang setara. Keduanya punya kapten tim di posisi bek sayap. Bagus Nirwanto di PSS dan Ahmad Alfarizi di Arema.

Selain itu, mereka juga punya stoper asing. Di PSS ada Mario Maslac, sedangkan Arema mengandalkan Sergio Silva. Untuk partner stoper lokal, PSS percaya pada Asraq Gufron. Di Arema ada Bagas Adi Nugroho.

Hanya saja lini belakang PSS agar longgar karena sudah kecolongan 4 gol dari 2 laga. Sementara Arema lebih tangguh. Namun laga sebelumnya tak bisa jadi patokan.

Karena kekompakan pemain akan lebih terlihat di pekan ketiga nanti. Yang pasti secara individu pemain belakang, kedua tim berimbang.

 

4 dari 5 halaman

Tengah

Arema masih ketar ketir menyusun komposisi lini tengah. Karena gelandang asal Jepang, Renshi Yamaguchi masih menjalani pemulihan cedera pinggang.

Tapi mereka masih punya pemain senior di lini tengah, Dendi Santoso. Pemain 31 tahun yang berposisi asli sebagai sayap itu bisa digeser ke tengah sebagai gelandang serang.

Dendi juga yang menyelamatkan Arema dari kekalahan saat melawan Bhayangkara FC. Pemain jebolan Akademi Arema tersebut mencetak gol penyeimbang.

Tapi jika melihat dua laga sebelumnya, Dendi selalu turun sebagai pengganti. Arema berharap, sosoknya bisa membuat serangan lebih tajam ketika masuk di lapangan.

Sedangkan PSS, punya Kim Kurniawan. Gelandang lincah ini terlihat memiliki semangat besar ketika melawan Arema. Kebetulan keluarga besar Kim berasal dari Malang.

Ketika masih membela Persib Bandung, Kim sempat menjebol gawang Arema musim 2019 silam. Selain itu, dia dibantu pemain asing Aaron Evans. Pemain yang berposisi asli sebagai stoper itu kini sering dipasang sebagi gelandang bertahan.

 

5 dari 5 halaman

Depan

Komposisi lini depan kedua tim dihuni penyerang cepat. PSS punya Irkham Mila, Irfan Jaya dan Irfan Bachdim. Sedangkan Arema memiliki Dedik Setiawan dan Kushedya Hari Yudo. Jadi, laga ini bakal jadi adu cepat barisan penyerang. Mereka juga bisa jadi senjata saat melakukan serangan balik.

Arema sebenarnya punya stiker asing Carlos Fortes. Namun penyerang asal Portugal ini masih dalam pemulihan cedera hamstring. Belum diketahui apakah dia bisa turun atau tidak.

Jika Fortes absen, Arema bakal mengandalkan duet Dedik-Yudo. Opsi lainnya, M. Rafli yang punya tipikal beda bisa jadi solusi. Rafli bisa jadi targetman. Sementara PSS masih kehilangan Saddam Gaffar yang digadang-gadang jadi striker masa depan Indonesia.

Half Time Show, Persaingan Tak Biasa BRI Liga 1 dan Kembalinya Timnas Indonesia

Video Populer

Foto Populer