Sukses


Thomas Tuchel dalam 4 Bulan dan 3 Hari di Chelsea: Finis 4 Besar, 2 Laga Final, serta 1 Trofi Liga Champions

Bola.com, Jakarta - Thomas Tuchel baru 4 bulan dan 3 hari duduk di kursi manajer Chelsea. Namun hanya dalam waktu singkat, Tuchel berhasil mengukir prestasi mengilap bersama Tim London Biru.

Manajer asal Jerman itu dipercaya menangani Chelsea pada 26 Januari 2021. Tuchel menggantikan peran Frank Lampard yang dipecat, menyusul hasil minor yang didapat The Blues di Premier League musim ini.

Ketika Thomas Tuchel datang, Chelsea terdampar di peringkat sembilan klasemen Premier League. Tim London Biru mendulang 29 poin, hasil dari delapan kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan enam kekalahan dari 19 pertandingan.

Perlahan, Tuchel mampu mendongkrak performa Chelsea. Berkat racikan mantan pelatih Paris Saint-Germain itu, The Blues berhasil meraih 11 kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan dari 19 laga tersisa di Premier League 2020/2021.

Berkat torehan tersebut, Chelsea berhasil finis di urutan keempat atau batas akhir berlaga di Liga Champions musim depan. Tim London Biru mendulang 67 poin, unggul satu angka atas Leicester City yang menghuni posisi kelima.

Tak hanya membuat Chelsea finis di posisi empat besar, Thomas Tuchel juga mampu membawa timnya lolos hingga ke final Piala FA. Sayangnya, N'Golo Kante dkk. gagal keluar sebagai juara.

Bersua Leicester City di Stadion Wembley pada 15 Mei lalu, Chelsea menyerah dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan Leicester disarangkan Youri Tielemans pada menit ke-63.

 

2 dari 3 halaman

Juara Liga Champions

Selain di Piala FA, Chelsea asuhan Thomas Tuchel juga berhasil menembus final Liga Champions 2020/2021. Pada partai puncak, The Blues berhadapan dengan Manchester City di Estadio do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Memiliki skuad yang kalah mentereng dibandingkan Man City, Chelsea tak diunggulkan meraih kemenangan. Mayoritas pengamat bola dan juga legenda sepak bola dunia lebih menjagokan City menjuarai Liga Champions musim ini, ketimbang The Blues.

Namun pada kenyataannya, Chelsea sukses membalikkan segala prediksi. The Blues berhasil membungkam The Citizens berkat gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-42.

Berkat hasil tersebut, Chelsea berhak atas trofi Si Kuping Besar yang kedua, setelah sebelumnya diraih pada 2011/2012. Pada musim tersebut, The Blues mengalahkan Bayern Munchen lewat adu penalti dengan skor 4-3.

"Saya sangat bersyukur bisa masuk final untuk kedua kalinya. Rasanya berbeda. Saya memberitahu semua pemain sebelumnya. Entah bagaimana kami bisa merasakannya setiap hari, semakin dekat dengan final tetapi kami merasa nyaman," ujar Thomas Tuchel di situs resmi Chelsea.

Sumber: Transfermarkt, Chelsea

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Video Populer

Foto Populer